Di Duga Bodong, Satpol-PP Kabupaten Banyuwangi Lakukan Penutupan Bangunan Pabrik Di Glenmore

Rabu, 19 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Lagi-lagi pembangunan pabrik triplek dengan luas kurang lebih 3-Haktare yang terletak di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore jl raya jember resmi di tutup oleh pihak Satpol-PP Banyuwangi pada hari Selasa (18/1/2022)

Pasalnya, pembangunan pabrik itu diduga belum memilki ijin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG) versi sistem perijinan terbaru OSS RBA.

Saat di konfirmasi camat setempat,”biya mas, semua aktivitas proses pembangunan pabrik itu sudah diberhentikan oleh Satpol-PP Banyuwangi, sebelumnya saya sudah ingatkan, namun untuk tindakannya bukan ranah kami mas.” tutur singkat Gatot melalui sambungan telvon aplikasi whatsapp

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Drs. Wawan Yadmadi, M.Si kasat pol PP kabupaten Banyuwangi melalui THL Humas Satpol-PP Arifin melalui pesan singkat WhatsApp mengatakan.” Kami ambil tindakan untuk menghentikan sementara proses pembangunan nya dan menghimbau untuk mengurus perizinan terkait bangunan dan ijin usahanya, mengingat pemilik atau pengusaha tidak bisa menunjukkan izin.” Kata Arifin. Rabu (19/1/2022)

Lanjut Arifin “Akan tetapi sebelumnya telah dilakukan rapat konsolidasi yang dipimpin oleh Kasatpol PP bersama dinas terkait yang mengerucut mengambil keputusan atau tindakan penghentian sementar proses pembangunannya sampai izinnya keluar mas.” Jelasnya

Humas menambahkan, “untuk rapat konsolidasi kemarin bersama dinas terkait diantaranya DPMPTSP, Dinas PU CKPR Mengingat kami tim satu kesatuan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi.” Pungkasnya kepala awak media (her/tim)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB