Diduga Panitia Manfaatkan Tournamen Bola Voli Untuk Meraup Keuntungan

Senin, 7 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Dari viralnya kabar tentang Open Tournamen Voli Cup yang terlaksana di Dusun Truko Gumuk Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, diduga dijadikan ajang kesempatan bagi panitia penyelenggara dalam meraup keuntungan pribadi melalui penarikan Parkir Kendaraan hingga Karcis masuk.

Seperti pantauan awak media di lokasi, dalam situasi ramainya para pengunjung yang berdatangan secara silih berganti dari berbagai wilayah di turnamen bola voli, menurut salah satu warga sebut saja (Z) bahwa turnamen itu dijadikan ajang meraup keuntungan.

“Setelah saya membaca pemberitaan di media online, ternyata turnamen bola voli ini belum mendapatkan rekomendasi sama sekali, baik dari desa maupun kecamatan,” ucapnya, Senin (6/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menurut saya pribadi kok panitia sudah berani melakukan penarikan karcis masuk senilai 2000 dan Parkir 2000, saya rasa dengan adanya semua itu dugaan saya ajang turnamen bola voli ini diduga dijadikan kesempatan besar oleh panitia untuk meraup keuntungan,” ucapnya.

Sementara pada Sabtu 5 maret 2021 kemarin, terkait rekom yang belum keluar Budiyono Kepala Desa Karangsari membenarkan kepada awak media. “Iya benar mas, kita belum bisa tanda tangan atau mengeluarkan rekom turnamen itu,” jelasnya.

Namun adanya dugaan penarikan parkir dan pungutan tiket masuk, sontak kades kaget dan menurutnya hal itu telah menyalahi aturan.

“Loh!Manakala panitia sudah membuka turnamen dan memungut karcis kepada para pengunjung maka itu sudah salah, atau menyalahi aturan mas,” paparnya. (her)

Berita Terkait

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:19 WIB

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 07:19 WIB

Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan

Berita Terbaru