Hilang Misterius, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Tergantung

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Iptu Djoko Soesanto Kanitreskrim Polsek Rungkut menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik RSUD Dr. Soetomo terkait peristiwa meninggalnya Valentino Tandjung pelajar SMP Negeri di Surabaya yang ditemukan tak bernyawa tergantung di pohon belakang mal Rungkut, tidak ditemukanya adanya tindak kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan tim dokter tidak menemukan adanya tanda kekerasan, dan dinyatakan bunuh diri,” kata Djoko saat ditemui di Polsek Rungkut oleh awak media Minggu (24/04/2022)

Djoko melanjutkan, saat di lokasi ditemukannya jenazah Valentino pada Rabu (20/4/2022) sore sekitar pukul 16.00 WIB dirinya menyampaikan bahwa kulit mayat pelajar berusia 15 tahun ini sudah rusak dan kepala tinggal menyisakan tengkorak saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mayat ditemukan gantung diri di jenis pohon lamtoro dengan ketinggian kurang lebih dua meter. Tidak terlalu tinggi pohonnya,” katanya.

Djoko melanjutkan, “karena sudah cukup lama sekitar satu bulan dari kejadian, saat ditemukan posisi kepala mayat sudah menghadap ke belakang dan ranting-ranting pohon semakin rimbun,” tutur Djoko.

Untuk sementara ini, Djoko menyampaikan belum melanjutkan penyelidikan kasus kematian pelajar SMP ini karena berdasarkan pernyataan tim dokter tidak ditemukan adanya tindak kekerasan.

Pada kesempatan yang sama Kompol Bambang Prakoso Kapolsek Rungkut mengatakan bahwa jenazah Valentino ditemukan di lahan kosong belakang pusat perbelanjaan di Jalan Kali Rungkut.

“Saat kami datang ke TKP tidak ditemukan benda-benda mencurigakan, serta jenazah masih mengenakan seragam pramuka dan barang peralatan sekolah,” ujar Bambang

Barang-barang milik Valentino yang ditemukan di TKP di antaranya tas, HP, buku pelajaran, dan peralatan tulis. Sedangkan untuk tali yang diduga digunakan untuk bunuh diri adalah jenis tali rafia yang terbuat dari plastik.

Bambang Prakoso menyampaikan bahwa saat ini jenazah Valen sudah dikebumikan oleh pihak keluarga.

“Kami mendapat kabar dari pihak keluarga apabila jenazah sudah dimakamkan, jadi pihak keluarga tidak ada keinginan untuk diautopsi,” ujar Bambang.

Pada informasi sebelumnya, Yuliana Tini warga Jalan Kalirungkut ibu dari Valentino, pada hari Senin (7/3/2022) mengudarakan laporan kehilangan anak laki-lakinya yang meninggalkan rumah sejak hari Jumat (4/3/2022).

Valen panggilan akrabnya kata Yuliana, berpamitan pergi ke sekolah di SMP Negeri Surabaya. Saat berpamitan dia meminta uang saku lebih yang akan digunakannya untuk naik ojek online.

Yuliana mengaku kondisi anaknya adalah anak berkebutuhan khusus. Katanya, Valen adalah anak pendiam dan kesehariannya tidak bisa lepas dari gadgetnya.

Pihak keluarga sudah mencoba menghubungi HP Valen sejak Jumat malam namun HP-nya mati. Dia sudah mencari ke teman-teman Valen dan keluarganya tapi nihil, Yuli juga melaporkan kehilangan anaknya ini ke polisi.

Yuli menepis kabar yang beredar apabila anaknya meninggal dikarenakan bunuh diri di pohon tersebut, dia menduga anaknya dipalak.

“Katanya itu bunuh diri, saya gak percaya wong anaknya ceria sebelum meninggalkan rumah. Sebelum hilang kita sempat jalan-jalan rekreasi. Malam sebelum hilang dia mijitin saya. Anehnya dompet sama celengan uang yang dibawa gak ada,” kata Yuliana.

“Anehnya lagi kalau gantung diri otomatis dia ndingkluk (menunduk), ini ndangak (mendongak),” pungkasnya. [Redho]

Berita Terkait

Polres Sumenep Gelar Apel Operasi Keselamatan Semeru 2026
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Desa Karduluk
Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART
Surabaya Siaga Bencana, 97 Armada dan Robot PMK Dikerahkan
Hampir 80 Persen Paket MBG di SDN Tanjungjaya Diduga Basi, Tokoh Masyarakat Desak Evaluasi SPPG
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Sepanjang Sapeken
Pria Tewas Dibacok di Lenteng, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Selamat dan Belajar Dipindah

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:53 WIB

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Desa Karduluk

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:37 WIB

Musda Dekopinda Purwakarta Disorot, Penetapan Ketua Dinilai Tak Sesuai AD/ART

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:17 WIB

Surabaya Siaga Bencana, 97 Armada dan Robot PMK Dikerahkan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:21 WIB

Hampir 80 Persen Paket MBG di SDN Tanjungjaya Diduga Basi, Tokoh Masyarakat Desak Evaluasi SPPG

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:27 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Sepanjang Sapeken

Berita Terbaru

Pembukaan turnamen sonGENnep Futsal Series Bupati Cup 2026 yang digelar di GOR Uniba Madura, diikuti puluhan tim futsal dari Sumenep dan Pamekasan.

Olah Raga

GEN Sumenep Gelar sonGENnep Futsal Series Bupati Cup 2026

Senin, 2 Feb 2026 - 11:57 WIB