Atlet Sumenep Peraih Medali di Porprov VII Jatim 2022 Belum Terima Bonus, Disbudporapar Mengaku Anggaran Tak Cukup

Sabtu, 23 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Edy Suprayitno (Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata) Sumenep

Foto : Edy Suprayitno (Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata) Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Hingga saat ini, paara atlet Sumenep peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022, belum menerima bonus dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Seperti yang diketahui sebelumnya saat pelepasan para atlet, bahwa Bupati Achmad Fauzi, pernah menjanjikan bonos kepada mereka.

Namun bonus itu belum bisa direalisasikan lantaran anggaran tersebut tidak sepenuhnya tercover dalam pembahasan anggaran pendapatan dan delanja daerah (APBD) tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, Pemerintah Daerah, akan tetap menyegerakan untuk merealisasikan bonus tersebut kepada para atlet tersebut.

Tujuan diberikannya bonus untuk para atlet yang berprestasi pada Porprov VII Jatim 2022, sebagai memberikan dukungan karena telah mengaharumkan nama baik Kota Keris.

Seperti yang diketahui, para peraih medali emas akan diberikan bonus Rp 30 juta, sedangkan untuk medali perak mendapatkan uang Rp 20 juta, sementara untuk peraih perunggu mendapatkan Rp 10 juta.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Sumenep Edy Suprayitno menyampaikan, bahwa Pemerintah Daerah tetap berkomitmen untuk memberikan bonus bagi para atlet yang sudah menunjukkan prestasinya dengan meraih sejumlah medali.

“Reward atau penghargaan untuk para atlet tetap kami realisasikan, namun masih menunggu perubahan anggaran keuangan (PAK), karena anggaran yang disiapkan tidak mencukupi. Kalau PAK selesai isyaallah akan segera kita cairkan,” katanya, Sabtu (23/7/2022).

Lanjut Edy sapaanya menjelaskan, selain bonus untuk para atlet, ada juga bonus bagi para pelatih. Untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas, bonus yang disiapkan Rp 7,5 Juta.

Sementara untuk pelatih atlet peraih medali perak, bonus yang disiapkan Rp 5 Juta, sedangkan bagi pelatih yang atletnya mengantongi medali perunggu, bonus yang disiapkan sebesar Rp 3,5 Juta.

“Total keseluruhan sebesar Rp 586 juta. Sementara dana yang ada masih Rp 271 Juta. Jadi, sisanya sekitar Rp 315 Juta, dana itu nunggu PAK nanti. Setelah lengkap semuanya baru kita akan cairkan pada atlet, itu pasti terealisasi sesuai komitmen bapak Bupati,” tegasnya.

“Bonus ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kami terhadap perjuangan para atlet dalam Porprov VII Jatim 2022. Terima kasih untuk segala jerih payahnya mengharumkan nama Sumenep, seperti yang sudah disampaikan pak Bupati, ada bonus yang sudah disiapkan bagi para atlet,” tandasnya.

Selain itu, Ia berharap agar para atlet terus mengukir prestasi hingga di tingkat kejuaraan nasional, maka dengan adanya bonus ini menjadi pemicu bagi atlet untuk berlatih lebih keras demi meraih prestasi.

“Kami sangat mengapresiasi capaian para atlet di Porprov VII Jatim 2022. Kami mengharapkan dengan adanya bonus itu para atlet terus termotivasi baik untuk mempertahankan serta meningkatkan prestasi demi memajukan dunia olahraga di Kabupaten Sumenep ini,” tukasnya.

Diketahui sebelumnya, ajang Porprov VII Jatim 2022, Kabupaten Sumenep memberangkatkan 167 altet dari 18 cabang olah raga (cabor) dan 19 nomor. Kontingen tersebut pulang membawa 7 medali emas, 7 medali perak, dan 11 medali perunggu. Capaian tersebut melonjak tajam dibanding Porprov Jatim 2019 yang hanya mampu meraih 3 medali perak dan 9 medali perunggu, tanpa medali emas sama sekali.(red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB