Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal Terus Digalakkan Satpol PP Sumenep

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Satpol PP Kabupaten Sumenep terus aktif mensosialisasikan bahaya jual rokok ilegal denga terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Termasuk pedagang ataupun pemilik warung kelontong. Sosialisasi dan edukasi ini bahkan dilakukan hingga pelosok desa di kota keris ini.

“Untuk mencegah beredarnya rokok ilegal ini tidak cukup dengan operasi pemberantasan. Tapi kami juga getol memberikan edukasi kepada masyarakat dengan cara sosialisasi,” ucap Kasatpol PP Sumenep, Rabu (26/10/2022).

Dalam operasi beberapa waktu lalu, setidaknya ada 63 toko yang disasar yang tersebar hampir disetiap kecamatan. Dari 63 toko tersebut, Satpol PP Sumenep dan pihak terkait menyita sekitar 50 ribu batang rokok ilegal. Setidaknya, Satpol PP dan tim gabungan menemukan 104 merek rokok ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pemilik warung di pelosok desa juga kurang memahami pelanggaran tentang peredaran rokok ilegal. Mereka hanya menerima dari pemasok dan menjualnya pada konsumen. Selain itu, harga yang murah menjadi daya tarik tersendiri bagi pemilik warung hingga konsumen.

“Maka dari itu, kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait pelanggaran rokok ilegal. Perdagangan rokok tetap harus dilengkapi pita cukai resmi dari pemerintah. Kami sasar pedagang atau warung kelontong hingga pelosok desa,” jelasnya Mantan Kabag Perekonomian tersebut.

Pihaknya berharap, dengan sosialisasi dan edukasi tersebut, pedagang maupun penjual dapat memahami tentang regulasi rokok ilegal tersebut. Sehingga, pemilik warung nantinya akan menolak ketika ada pihak-pihak yang hendak memasok rokok ilegal.

“Jika masih ada yang melanggar aturan, Kami berharap agar pemilik warung ataupun masyarakat dapat melaporkan hal tersebut. Nantinya, petugas akan langsung mengambil tindakan,” tandasnya. (Md/red)

Berita Terkait

Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Forpimka Kangean Patroli Distribusi BBM, Antisipasi Kelangkaan Pertalite
Bupati Rusdi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Dorong Transparansi Keuangan Daerah
Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Apresiasi Inovasi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Fokus Akselerasi Infrastruktur dan Investasi
Pemkab Bangkalan Salurkan 22 Tenda untuk PKL DAS Tunjung

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:43 WIB

Bupati Ipuk Paparkan LKPJ 2025, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:30 WIB

Forpimka Kangean Patroli Distribusi BBM, Antisipasi Kelangkaan Pertalite

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:43 WIB

Bupati Rusdi Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Dorong Transparansi Keuangan Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:55 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Bangkalan Apresiasi Inovasi, Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru