Penerima Bantuan Lansia dan Kaum Disabilitas Mayoritas Dari Kecamatan Daratan

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala  Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain.

Kepala  Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur telah menyalurkan bantuan kepada 300 penerima, baik lansia dan kaum disabilitas.

Hanya saja, jumlah penerima bantuan di wilayah daratan dan kepulauan timpang. Penerima lebih banyak diterima oleh lansia dan kaum disabilitas asal daratan.

Dari data yang ada, lansia penerima manfaat asal kecamatan daratan sebanyak 120 orang, sementara asal kecamatan kepulauan hanya 30 penerima. Katimpangan juga terjadi pada penerima bantuan penyandang disabilitas. Jumlah penerima asal kecamatan daratan sebanyak 136 orang dan asal kecamatan kepulauan hanya 14 orang. Totalnya ada 300 penerima yang mendapatkan bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala  Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain mengatakan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah berupa sembako dan perlengkapan kebersihan diri dengan nilai Rp 1 juta.

“Bantuan berupa beras 20 kilogram, 2 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, 1 botol kecap manis, dan 2 kaleng sarden. Lalu, 2 kotak susu instan, biskuit, madu, handuk, sabun mandi cair, pasta gigi, sikat gigi, dan goodie bag,” rincinya, Senin (19/6/2023).

Menurutnya, bantuan sosial yang diberikan kepada lansia dan penyandang disabilitas tersebut hanya 1 kali. Setiap penerima dianggarkan mendapat bantuan Rp 1 juta.

”Bukan berupa uang, melainkan berupa sembako dan perlengkapan mandi,” imbuh Dzulkarnain.

Dia menjelaskan bahwa, bantuan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumenep tahun anggaran 2023.

”Memang tidak semua lansia dan penyandang disabilitas mendapatkan bansos. Sebab, anggaran yang kami miliki terbatas,” ucapnya.

Dzulkarnain menambahkan, berdasarkan data, penerima bantuan paling banyak berada di kawasan daratan. Karena itu, otomatis jumlah penerima di wilayah kepulauan sedikit.

”Yang menerima bansos sudah jadi binaan kami. Kalau nanti ada yang meninggal, kami ganti penerimanya. Jika anggaran mencukupi, kami bisa tambah,” pungkasnya.

Berita Terkait

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher
Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan
BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan
Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:27 WIB

PT IKS Kembali Jadi Sorotan, Pekerja Keluhkan Sistem Pengupahan hingga Dugaan Pelanggaran

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:42 WIB

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Persawahan Gapura, Ditemukan Luka di Kepala dan Leher

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WIB

Pemkot Malang Perkuat Edukasi Terkait LGBT, DPRD Dorong Pendidikan Karakter Berkelanjutan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54 WIB

BMKG: Cuaca Jawa Timur Didominasi Cerah, Waspadai Udara Kabur dan Gelombang Perairan Selatan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Berita Terbaru