Petani Mengeluh, Harga Jual Garam Semakin Anjlok

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani garam di Desa Karanganyar, Kec. Kalianget, Kab. Sumenep mengangkut hasil panennya ke pinggir tambak.

Petani garam di Desa Karanganyar, Kec. Kalianget, Kab. Sumenep mengangkut hasil panennya ke pinggir tambak.

SUMENEP, detikkota.com – Sejumlah petani garam di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kecewa. Sebab, harga garam turun drastis dibandingkan awal musim.

Pada awal musim, harga garam mencapai Rp 5 juta per ton. Saat ini hanya berkisar antara Rp 1,2 hingga Rp 1,5 juta per ton, tergantung kualitas garam.

“Penurunan harga garam terjadi secara bertahap. Terakhir, pada bulan Agustus ini semakin anjlok,” kata Syamsuri, petani garam asal Desa Karanganyar dengan nada kecewa, Selasa (22/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, anjloknya harga jual garam banyak dikeluhkan oleh koleganya sesama petani garam. Mereka khawatir, harga garam terus terjun bebas hingga petani rugi.

Ada sejumlah faktor penyebab turunnya harga garam. Selain stok yang melimpah juga dikarenakan ada petani yang menjual di tambak.

“Dengan begitu, perusahaan pembeli garam masih harus mengeluarkan biaya angkut dari tambak ke pinggir jalan sebelum dinaikkan ke mobil pengangkut,” terangnya.

Sementara pembeda harga jual, lanjutnya, lebih dipengaruhi oleh kualitas garam. “Garam kualitas satu tentu lebih mahal dibandingkan garam kualitas dua,” imbuhnya.

Meski demikian, Syamsuri bersyukur cuaca pada musim tahun ini sangat mendukung untul produksi garam.

“Jika cuaca terus bagus, produksi garam masih akan berlanjut hingga bulan September. Bahkan, pada musim puncak produksi kualitas garam akan semakin bagus. Semoga harga jualnya juga ikut bagus,” harapnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep dan Bhayangkari Tanam Jagung, Dukung Ketahanan Pangan 2026
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS di Tengah Sentimen Global
Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang
Pemkab Sumenep Dorong Festival Ketupat Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi
TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan
TPID Sumenep Pantau Harga Bapok Jelang Lebaran, Stok Aman dan Harga Relatif Stabil
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga
Warga Probolinggo Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Besar Keagamaan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:34 WIB

Kapolres Sumenep dan Bhayangkari Tanam Jagung, Dukung Ketahanan Pangan 2026

Jumat, 3 April 2026 - 13:08 WIB

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.020 per Dolar AS di Tengah Sentimen Global

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:02 WIB

Ratusan Peserta Meriahkan Festival Ketupat 2026 di Pantai Lombang

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:01 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Festival Ketupat Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:19 WIB

TASPEN Salurkan 100 Paket Sembako untuk ASN di Safari Ramadan Pamekasan

Berita Terbaru