Sempat Disegel Ahli Waris Pemilik Lahan, Pagi Ini Pintu Utama SMKN 1 Kalianget Dibuka

Jumat, 22 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan membuka segel pintu utama SMKN 1 Kalianget.

Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan membuka segel pintu utama SMKN 1 Kalianget.

SUMENEP, detikkota.com – Pintu utama Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akhirnya dibuka setelah sebelumnya sempat disegel oleh ahli waris pemilik lahan pada Minggu (17/9/2023).

Pembukaan segel dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah dan disaksikan oleh Kasat Samapta Polres Sumenep, Kapolsek Kalianget, Kepala sekolah dan guru SMKN 1 Kalianget, pada Jumat (22/9/2023) pagi.

Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan menjelaskan, pembukaan segel dilakukan usai pembicaraan yang dilakukannya bersama ahli waris pemilik lahan dan kuasa hukumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami lakukan ini (pembukaan segel) untuk kepentingan pendidikan. Sementara untuk perkaranya kami tetap berkomunikasi dengan ahli waris mencari solusi penyelesaiannya,” jelas Wathan, Jumat (22/9/2023) usai membuka segel di SMKN 1 Kalianget.

Wathan berjanji segera menyelesaikan masalah sengketa lahan sekolah tersebut secepatnya, dengan terus berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami tidak ingin masalah ini berlarut-larut dan berharap Pemprov Jatim segera merespon masalah ini dengan cepat,” ucapnya.

Pihaknya menyadari, lambannya penanganan masalah sengketa lahan di SMKN 1 Kalianget dari Pemprov Jatim itu menyebabkan ketidakpercayaan pihak ahli waris atas langkah yang telah dilakukan Pemkab Sumenep.

“Mungkin itu penyebab ahli waris lahan menyegel pagar sekolah. Makanya, kami lakukan negosiasi ulang,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemkab Sumenep telah menunjuk Bagian Hukum untuk menyelesaikan persoalan sengketa lahan di sekolah kejuruan negeri tersebut.

“Bapak Bupati secara teknis memerintahkan kami untuk menyelesaikannya. Ke depan, kami akan fokus dan menanganinya sesuai hail putusan Pengadilan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN
Wabup Sumenep Tekankan Program Kerja ASN Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Senin, 5 Januari 2026 - 14:37 WIB

Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terbaru

Bupati Lumajang Indah Amperawati foto bersama saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC PKDI Kabupaten Lumajang periode 2025–2030 di Pendopo Suhanto Agro, Kecamatan Sukodono, Rabu (7/1/2026).

Pemerintahan

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:24 WIB