16,5 Ton Beras SPHP Telah Digelontorkan Dalam Operasi Pasar Murah di Sumenep

Selasa, 3 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Badan Urusan Logistik (Bulog) Madura telah mengirimkan 16,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk kegiatan operasi pasar murah di 2 pasar tradisional di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (3/10/2023).

Dua pasar yang dijadikan tempat operasi pasar murah, yaitu Pasar Anom dan Pasar Bangkal. Tujuannya, untuk menstabilkan harga beras di pasaran yang belakangan terus naik.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog untuk pelaksanaan operasi pasar murah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini, operasi pasar murah memang baru dilakukan di dua pasar, yakni Pasar Anom dan Pasar Bangkal,” kata Dadang Dedy Iskandar, Selasa (3/10/2023).

Berikutnya, kegiatan operasi pasar murah juga akan digelar di pasar-pasar kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep.

“Informasi dari Bulog untuk jatah beras SPHP di Sumenep 200 ton hingga akhir tahun nanti. Saat ini, baru terealisasi 16,5 ton,” imbuhnya.

Data di Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep, operasi pasar murah dengan beras SPHP berturut-turut digelar pada 31 Agustus 2023, sebanyak 7,5 ton, 13 September 2023 sebanyak 4 ton dan 18 September 2023 dengan jumlah beras 5 ton.

Dalam pelaksanaannya, beras SPHP dijual dengan harga murah, menggunakan sistem penjualan secara langsung kepada konsumen dengan sasaran warga pengunjung pasar di sejumlah pasar tradisional di wilayah tersebut.

“Beras SPHP juga diberikan untuk bantuan pangan pada warga miskin dan kurang mampu. Untuk beras bantuan pangan ini, di luar jatah beras operasi pasar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp18.250 per Dolar AS, Sentimen Global dan Domestik Jadi Pemicu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:11 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Kabag SDM Polres Sumenep Tinjau Panen Melon di Desa Kasengan

Berita Terbaru