Pemkab Sumenep Ubah Cara Operasi Pasar Beras SPHP

Jumat, 6 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar pada kegiatan operasi pasar murah.

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar pada kegiatan operasi pasar murah.

SUMENEP, detikkota.com – Operasi pasar murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) melalui beras SPHP menyasar pembeli langsung di 2 pasar tradisional setempat, yakni Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal.

Pada operasi pasar tersebut, sedikitnya 5 ton beras SPHP digelontorkan oleh Bulog melalui Pemkab Sumenep.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, operasi pasar sebagai upaya mengendalikan harga beras yang terus mengalami kenaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan upaya Pemkab Sumenep untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat seiring adanya kenaikan harga beras,” jelasnya, Kamis (5/10/2023).

Dalam operasi pasar kali ini, lanjutnya, petugas dari Pemkan Sumenep turun langsung ke 2 lokasi, karena sasarannya konsumen langsung.

“Hasil evaluasi operasi pasar sebelumnya di mana beras dari Bulog diturunkan pada pedagang dinilai kurang efektif. Sehingga kami ubah dengan dijual ke konsumen langsung. Jadi tidak lagi melibatkan pedagang,” tegasnya.

Dadang memastikan, untuk harga yang diberlakukan pada operasi pasar untuk kemasan 5 kilogram lebih murah dibandingkan harga beras di pasaran.

“Aturan pembelian beras itu setiap konsumen hanya bisa menebus 1 zak saja. Tujuannya, agar penyebaran beras pemerintah merata di masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Ditutup di Level Rp17.190 per Dolar AS
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.135 per Dolar AS, Tertekan Arus Modal Keluar
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733
Bupati Lumajang Tekankan Literasi Keuangan sebagai Fondasi Stabilitas Ekonomi Daerah
Dinsos P3A Sumenep Perluas Jangkauan Satgas PPA Hingga Tingkat Desa
Pemkab Sumenep Dorong BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Transformasi Digital Berbasis Syariah

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:22 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terlemah, Ditutup di Level Rp17.190 per Dolar AS

Kamis, 16 April 2026 - 17:24 WIB

Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani

Kamis, 16 April 2026 - 11:07 WIB

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.135 per Dolar AS, Tertekan Arus Modal Keluar

Kamis, 16 April 2026 - 10:57 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa

Kamis, 16 April 2026 - 10:53 WIB

Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terbaru

Inyoman Sudirman

Opini

Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:40 WIB