Puluhan Ribu Warga Sumenep Belum Miliki e-KTP

Minggu, 3 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP, detikkota.com – Proses perekaman data kartu tanda kependudukan elektronik (e-KTP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih belum tuntas.

Data yang dihimpun media ini, jumlah warga yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik sebanyak 58.933 orang.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Wahasah menyatakan, berdasar data, jumlah warga yang wajib memiliki e-KTP di Sumenep seharusnya mencapai 885.199 orang. Sedangkan yang melakukan perekaman dan memiliki e-KTP sebanyak 826.266 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Jika diprosentasekan, warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP sebanyak 93 persen lebih dan yang belum melakukan perekaman e-KTP sekitar 7 persen,” rincinya, Minggu (3/12/2023).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat warga tidak mengurus e-KTP. Salah satunya mereka menganggp e-KTP kurang penting.

Bahkan kata Wahasah, ketika pihaknya membuka layanan KTP elektronik hingga ke desa-desa sebagian warga tidak begitu merespons.

”Pemicu lainnya karena faktor geografis. Pada umumnya, warga kepulauan enggan mengurus KTP karena harus ke daratan. Warga merasa ribet,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, kesulitan mengakses jaringan internet juga menjadi salah satu faktor penghambat perekaman data e-KTP. Upaya jemput bola pun telah dilakukan untuk menuntaskan perekaman data e-KTP,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi
Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel
Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH
Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:42 WIB

Bunga Desa Jadi Solusi Layanan Dekat bagi Warga Tiga Desa di Banyuwangi

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Bupati Sumenep Ingatkan Kades, Pengelolaan Dana Desa Harus Transparan dan Akuntabel

Senin, 27 April 2026 - 17:37 WIB

Antrean Truk Sampah Picu Kemacetan dan Bau Menyengat, Wabup Purwakarta Tinjau Dinas DLH

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Berita Terbaru

Prosesi Ritual Hong Bahhong yang digelar masyarakat Kecamatan Geger, Bangkalan, sebagai tradisi turun-temurun yang kini diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

SosBud

Ritual Hong Bahhong dari Geger Diajukan ke WBTbI

Kamis, 30 Apr 2026 - 14:41 WIB