Harga Gula Pasir Naik, Pedagang Minuman Mengaku Kena Imbas

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pedagang Sembako di Pasar Anom Baru Sumenep.

Salah seorang pedagang Sembako di Pasar Anom Baru Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Harga gula pasir di Pasar Anom Baru Sumenep, Jawa Timur terus merangkak naik. Saat ini harganya mencapai Rp17 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp14 ribu per kilogram.

Pedagang Sembako di Pasar Anom Baru Sumenep, Mohammad Jufri mengatakan, kenaikan harga gula pasir telah terjadi sejak beberapa hari lalu dan diprediksi akan terus naik.

“Gula pasir per sak kemasan 50 kilogran naik sekitar Rp20 ribu. Jadi perkilogramnya kami jual dikisaran  Rp16.500 hingga Rp17 ribu per kilogram,” terangnya, Selasa (19/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan harga gula juga berdampak pada para penjual minuman atau makanan olahan berbahan gula pasir, seperti es teh dan lainnya.

Penjual es teh, Sunarsih mengatakan, kenaikan harga gula pasir sangat berdampak pada usahanya.

Setiap hari, Sunarsih mengaku membutuhkan banyak gula pasir sebagai bahan minuman yang dijual. Namun untuk menjaga agar dagangannya tidak ditinggal pelanggan, dirinya memilih untuk tidak menaikkan harga jual meski harga gula pasir naik.

“Dalam sehari saya membutuhkan sekitar tujuh kilogram gula pasir,” sebutnya.

Pantauan di stand penjual makanan dan minuman sepanjang Jl. Diponegoro Sumenep, es teh jumbo masih tetap dijual dengan harga Rp3 ribu, atau tidak ada perubahan dari harga sebelum-sebelumnya.

Berita Terkait

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi
Nilai Ekspor Banyuwangi Capai Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Tembus 80 Negara
Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong
Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
BPRS Bhakti Sumekar dan Bank Muamalat Jalin Kerja Sama Perkuat Layanan Digital Syariah
BPRS Bhakti Sumekar Gelar Bazar UMKM dan Pasar Murah Semarakkan Hari Jadi Sumenep ke-756
BPRS Bhakti Sumekar Ekspansi, Buka Kantor Cabang di Pasean Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:58 WIB

Kopi Arabika Langka dari Lereng Gunung Raung Jadi “Emas Hijau” Banyuwangi

Senin, 19 Januari 2026 - 15:47 WIB

Nilai Ekspor Banyuwangi Capai Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Tembus 80 Negara

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:06 WIB

Akhiri 2025, Baznas Sumenep Dorong Kemandirian UMKM lewat Bantuan Rombong

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:58 WIB

Desa Pakel Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB