Kebakaran di Pinggirpapas Diduga Akibat Korsleting Listrik

Selasa, 7 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kebakaran di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep, melalap tiga bangunan kayu milik Busaid, Busati dan Sudik warga Dusun Ageng.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (07/05/2024) pagi sekira pukul 08.45 WIB itu, yang melalap tiga bangunan yakni gudang penyimpanan 12 balok kayu, 2 mesin diesel perahu ukuran 24 PK, 1 mesin jenset listrik, karung beras 25 kg dan juga sebagai tempat penjemuran ikan.

Berdasarkan keterangan Polisi, peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika Abd Rahem melintas di depan gudang milik Busati melihat ada kepulan asap di salah satu bangunan kayu tersebut, dan memberitahu kepada pemilik bangunan serta meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadankan api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akibat angin kencang api cepat menjalar ke bangunan kayu milik Busati dan Sudik,” ungkap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, dalam rilisnya.

Atas kejadian itu, kemudian warga setempat menginformasikan kepada petugas Polsek Kalianget, jika telah terjadi kebakaran di Desa Pinggirpapas.

“Setelah menerima informasi terjadinya kebakaran di Desa Pinggir Papas, Polsek Kalianget segera menghubungi unit Damkar Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Kota itu melanjutkan sekira pukul 09.15 WIB 4 unit Damkar tiba di TKP kebakaran untuk memadamkan api, setelah sekitar 1 jam api berhasil dipadamkan.

“Diduga menjadi faktor penyebab kebakaran bangunan kayu tersebut adalah akibat hubungan arus listrik (Korsleting) dari bangunan kayu milik Busati,” ungkapnya.

Atas kejadian kebakaran ketiga bangunan kayu itu kerugian ditaksir kurang lebih Rp200 juta, namun tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB