SEMOGA KITA BISA BELAJAR DARI KISAH INI

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

detikkota.com – Seorang ayah berkata kepada anaknya: “Kamu telah lulus ujian dengan nilai terbaik, ini mobil yang ayah beli bertahun-tahun lalu. Ayah sangat mencintainya dan kini akan ayah hadiahkan kepadamu”.

Sang putra melihat mobil yang agak lusuh, terbengkalai di garasi tua. “Tetapi sebelum ayah memberikannya kepada mu, bawalah ke toko mobil bekas dan katakan kepada mereka bahwa kamu ingin menjualnya dan lihat berapa nilai yang akan mereka tawarkan kepada mu”.

Anak itu pergi ke toko mobil bekas dan kembali ke ayahnya dan berkata: “Mereka menawarkan saya Rp. 18.000.000 karena mobilnya tidak terjaga dan terlihat sangat tua”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sang ayah lalu berkata, “Coba bawa ke toko pegadaian.” Anak itu pun pergi ke toko pegadaian, lalu kembali kepada ayahnya dan berkata: “Toko itu hanya menawarkan Rp. 1.800.000 saja karena mobilnya sangat tua.”

Kemudian sang Ayah meminta anaknya untuk pergi ke klub mobil dan menunjukkan mobil kepada mereka. Anaknya membawa mobil ke klub, kembali dan memberi tahu ayahnya : “Beberapa orang di klub menawarkan Rp. 360.000.000 untuk itu, karena itu adalah Nissan Skyline R34. Mobil ikonik dan dicari banyak orang.”

Sang ayah berkata kepada anaknya: “AYAH HANYA INGIN KAU TAHU, TEMPAT DAN ORANG YANG TEPAT AKAN MENILAIMU UNTUK NILAI YANG TEPAT”

Kalau kita tidak di hargai jangan marah berarti kita salah tempat, Mereka yang benar-benar mengenali tahu cara menghargai. Jangan menunggu terlalu lama di tempat kita yang tidak di hargai. Jangan buang waktumu berurusan dengan orang yang tidak menghargaimu.

Kredit: Mohamad Faidzal via Jipilli Saikar

By; Adun Kuta Lam

Berita Terkait

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi
Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme
Festival Durian Songgon Angkat Potensi Lokal, Bupati Ipuk Apresiasi Kreativitas Desa
Ribuan Durian Meriahkan Selamatan Desa di Pasuruan, Tradisi Tetap Terjaga
Tradisi Puter Kayun Banyuwangi Kembali Digelar, Warga Boyolangu Napak Tilas Leluhur

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:33 WIB

Ngaji Budaya Harjakapro ke-280, Soroti Kesejahteraan Seniman Probolinggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:20 WIB

Sego Lemeng dan Kopi Uthek Meriahkan Festival “Janda Reni” di Banyuwangi

Sabtu, 18 April 2026 - 13:40 WIB

Serapan Anggaran Melambat, Disparitas Membesar

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Rabu, 8 April 2026 - 16:47 WIB

Ponpes Ngalah Pasuruan Tanamkan Nilai Toleransi dan Multikulturalisme

Berita Terbaru