Bawaslu Sumenep Menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Tahun 2024

Minggu, 18 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bawaslu Kabupaten Sumenep, menggelar acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Tahun 2024, di Aula Hotel Asmi Lantai III, Jalan Kapten Tesna, Lingkungan Delama, Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (18/08/2024).

Hadir Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi, beserta anggotanya, yaitu Hosnan Hermawan, Moh Rusydi Zain ZA, Addahrariyatul Maklumiyah, dan Muarep.

Hadir juga Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, dan pemateri utama acara, Lukman Hakim, Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini turut dihadiri oleh ratusan perusahaan media, baik online, cetak, maupun elektronik yang tergabung dalam berbagai asosiasi media dan organisasi kewartawanan.

“Kami tidak ingin berjalan sendiri dalam menyelenggarakan pemilu. Kami butuh peran media dalam kelancaran tugas-tugas pengawasan dan setiap tahapan yang ada,” ujar Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi.

Ia menjelaskan bahwa hasil pemetaan kerawanan pemilihan tahun 2024 akan menjadi dasar bagi Bawaslu Sumenep dalam mengambil langkah mitigasi dan upaya pencegahan.

“Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 27 November 2024, dapat berjalan aman, lancar, tertib, dan damai,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai program pencegahan harus melibatkan semua pihak, termasuk KPU, Pemerintah Daerah, Polri, dan TNI.

“Kami berharap seluruh stakeholder bersinergi dan berpartisipasi dalam bentuk pencegahan terhadap berbagai kerawanan pemilihan 2024. Dari sisi pengawasan, kami siap melakukan pengawasan maksimal agar terlaksana Pemilihan 2024 yang berintegritas,” tegasnya.

Untuk memudahkan pemetaan kerawanan, Bawaslu membagi kerawanan dalam empat dimensi, yaitu; Konteks Sosial Politik, Penyelenggaraan Pemilu/Pemilihan, Kontestasi, Partisipasi.

Keempat dimensi ini dijabarkan menjadi 61 indikator. Dari hasil pemetaan, terdapat 10 indikator kerawanan yang berpotensi terjadi dalam Pemilihan 2024 di Kabupaten Sumenep, di antaranya:

1. Imbauan untuk memilih calon tertentu dari pemerintah lokal;

2. Adanya konflik antar pendukung peserta/paslon;

3. Putusan DKPP terhadap jajaran KPU/Bawaslu;

4. Materi kampanye bermuatan SARA di tempat umum;

5. Rekomendasi Bawaslu terkait ketidaknetralan ASN/TNI/POLRI;

6. Intimidasi terhadap penyelenggara pemilu;

7. Iklan kampanye di luar jadwal;

8. Bencana alam yang mengganggu tahapan;

9. Pemilihan suara ulang;

10. Surat suara yang tertukar.

“Kerawanan paling dominan ada pada dimensi konteks sosial dan politik, khususnya pada indikator imbauan untuk memilih calon tertentu dari pemerintah lokal,” pungkasnya.

Berita Terkait

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya
Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih
Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas
Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Guluk-Guluk
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Diskominfo Purwakarta Dampingi SDN Ciwangi Kelola Pengaduan melalui SP4N-LAPOR!
Dinas PUTR Sumenep Pastikan Mayoritas Anggaran Jalan 2026 Mengalir ke Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:52 WIB

FWJI Kabupaten Bekasi Tempuh Jalur Hukum, RSP alias Ros Dilaporkan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Guru ASN Sumenep Masuk DPO, Kepala Madrasah Akui Sudah Panggil dan Datangi Rumahnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Bupati Sumenep Ajak ASN dan Masyarakat Semarakkan Bulan Kemerdekaan dengan Kibarkan Merah Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:11 WIB

Pemkab Sumenep Awasi Harga Tembakau, Pastikan Pembelian Tak di Bawah Titik Impas

Berita Terbaru

Eri saat menghadiri Pengukuhan Mahasiswa Baru ITS tahun akademik 2026/2027 di Kampus ITS Surabaya, Selasa (11/8/2026).

Pendidikan

Eri Cahyadi Pesan Mahasiswa Baru ITS Kritis Hadapi Perkembangan AI

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:36 WIB