Ditemukan Sumur Gas Menyemburkan Api di Batuputih Kenek Sumenep

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bertempat di tanah tegal milik Maulidi (50), Dusun Kotte Desa Batuputih Kenek, Kecamatam Batuputih, Kabupaten Sumenep telah ditemukan gas saat mengebor tanah dengan kedalaman 52 M. Penemuan itu pada hari Kamis 21 November 2024 sekira pukul 17.00 WIB.

“Saat membuka besi bor untuk pelebaran casing terdengar suara angin seperti gas sehingga Astoni pemilik bor tidak berani melanjutkan pelebaran casing karena tercium aroma gas selanjutnya Astoni langsung pulang ke rumahnya,” ungkap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Juma (22/11).

Selanjutnya, kata Widi, karena hujan sering terjadi di Batuputih keesokan harinya memberi paralon sepanjang 120 cm untuk menghindari lubang tersebut kemasukan air hujan dan pada hari Jumat tanggal 21 November 2024 sekira pukul 17.00 WIB, Maulidi berusaha membuka paralon yang ada di lubang sumur bor sambil berokok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiba-tiba lubang paralon tersebut menyambar rokok Maulidi sehingga lubang paralon tersebut keluar api dengan ketinggian api 1M, kemudian Maulidi berlari keluar dari lokasi tersebut selanjutnya melaporkan ke Kadus Kotte Syafii,” terang Widi.

Selanjutnya sekira pukul 18.25 WIB Kapolsek Batuputih Iptu Abu Mahdura bersama 6 personil Polsek beserta anggota Koramil Batuputih mendatangi TKP dan melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian.

“Selanjutnya masyarakat memadamkan api tersebut dengan menggunakan pelepah Silawan dan berhasil dipadamkan sekira pukul 19.27 WIB,” tukasnya.

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB