Hujan Deras Sebabkan Sejumlah Sungai Meluap di Banyuwangi, Petugas Lakukan Penanganan Cepat

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BPBD, PU Pengairan, dan TNI-Polri menangani genangan dan luapan sungai di wilayah Banyuwangi.

Petugas gabungan BPBD, PU Pengairan, dan TNI-Polri menangani genangan dan luapan sungai di wilayah Banyuwangi.

BANYUWANGI, detikkota.com – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Banyuwangi pada Senin (17/11/2025) siang menyebabkan sejumlah sungai di kawasan perkotaan meluap. Luapan terjadi di Sungai Kalilo, Sungai Sobo, dan Kali Bagong, hingga merendam jalan serta sebagian permukiman warga.

Petugas gabungan dari BPBD, Dinas PU Pengairan, TNI-Polri, dan instansi terkait langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan. Sejumlah pintu air ditutup sebagai langkah standar guna mengurangi luapan.

Plt. Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Riza AL Fahrobi, mengatakan pompa air portable berkapasitas 140 meter kubik per jam digunakan untuk mempercepat penyedotan genangan yang masuk ke rumah warga. Ia menjelaskan bahwa peningkatan debit air dari hulu akibat curah hujan tinggi menjadi penyebab utama luapan, dengan ketinggian air di Kali Bagong sempat mencapai 180 cm dan debit 23.147 liter per detik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Riza, beberapa rumah warga di kawasan Lingkungan Sutri dan Kelurahan Sobo terdampak banjir karena adanya tumpukan bambu yang menyangkut di Dam Untung.

Sementara itu, Kepala BPBD Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan personel BPBD, Tagana, BMKG, dan Damkar disebar ke berbagai titik untuk membantu evakuasi dan penanganan warga terdampak. Petugas menyedot air yang masuk ke permukiman seperti di Lingkungan Lebak, Perumahan Puring, dan Sobo, serta membersihkan rumah yang tergenang.

Danang menambahkan, satu keluarga di Lingkungan Gareng dievakuasi ke lokasi aman. Selain banjir, pohon tumbang juga terjadi di perempatan PKM Kertosari dan segera ditangani petugas yang dibantu pengaturan lalu lintas akibat kepadatan kendaraan.

Air mulai surut sekitar pukul 18.00, namun pemantauan dan penanganan tetap dilakukan hingga malam hari. Dinas PU Pengairan juga akan membersihkan material di sekitar dam untuk mencegah hambatan aliran air.

Penulis : Bi

Editor : Red

Berita Terkait

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan
Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran
Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana
Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Identitas Korban Laka Tunggal di Sumenep Terungkap, Pelajar 16 Tahun Meninggal Dunia
Laka Tunggal di Sumenep, Pengendara Tewas Tanpa Identitas
Tabrakan Maut Dini Hari, Mahasiswa Tewas Usai Dihantam Truk

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 02:54 WIB

Proyek Galian Gorong-Gorong di Pakandangan Tengah Disorot, Belasan Pengendara Dilaporkan Kecelakaan

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

Kericuhan Warnai Turnamen Voli Piala Bupati Cup Sumenep, Suporter Terlibat Tawuran

Senin, 27 April 2026 - 17:39 WIB

Lansia di Bluto Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Pidana

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

Siang Hari, Mushola di Desa Kowel Pamekasan Dilalap Api

Sabtu, 11 April 2026 - 11:21 WIB

Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep

Berita Terbaru