Pemkab Sumenep Gelar Festival Desa Wisata 2025 untuk Mengembangkan Pariwisata Berbasis Masyarakat

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, serta Sekda Edy Rasiyadi saat menghadiri pembukaan Festival Desa Wisata 2025.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, serta Sekda Edy Rasiyadi saat menghadiri pembukaan Festival Desa Wisata 2025.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor pariwisata berbasis masyarakat dengan menggelar Festival Desa Wisata 2025.

Festival ini bertujuan untuk menggali, mengangkat, dan mempromosikan potensi wisata alam, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif yang ada di desa-desa di Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan bahwa Festival Desa Wisata bukan sekadar ajang hiburan atau pameran, tetapi momentum strategis untuk memperkuat identitas desa dan membangkitkan ekonomi lokal melalui pariwisata yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, desa di Kabupaten Sumenep memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi, sehingga pemerintah desa dan elemen masyarakat harus bersinergi guna memajukannya melalui sektor pariwisata.

Untuk itu, Bupati mengajak masyarakat untuk mengemas potensi desa menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan.

“Desa yang memiliki potensi tentu perlu mengemasnya menjadi salah satu objek wisata yang menarik bagi wisatawan, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” terangnya, Kamis malam (19/06).

Pada kesempatan itu, Bupati juga menekankan pentingnya digitalisasi dan promosi kreatif dalam pengembangan desa wisata.

“Di era modern, digitalisasi dan promosi kreatif memegang peranan penting dalam pengembangan desa wisata, terutama dalam menjangkau pasar yang lebih luas melalui penyajian berbagai konten menarik dan informatif,” pungkasnya.

Pembukaan Festival Desa Wisata 2025 menampilkan berbagai potensi unggulan, baik wisata alam, religi, sejarah, anyaman, dan olahan pangan tradisional.

Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam memajukan desanya masing-masing.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam memajukan desanya masing-masing,” pungkas Bupati.

Tujuan utama dari Festival Desa Wisata 2025 adalah untuk mempromosikan potensi desa-desa di Kabupaten Sumenep dan meningkatkan ekonomi lokal melalui pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan demikian, diharapkan festival ini dapat menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan
Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata
Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal
Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya
Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia
Rangkaian BEC 2026 Suguhkan Enam Event, Pemkab Banyuwangi Siapkan Atraksi Budaya hingga Festival UMKM
Kodim 0725/Sragen Gelar Fun Bike dan Senam Sehat, Ribuan Warga Ramaikan HUT Sragen ke-280
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M untuk Perkuat Budaya Mutu Menuju Akreditasi Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Pemkot Surabaya Dorong Peserta MICE Perpanjang Masa Tinggal lewat Paket Wisata

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Pawai Budaya Pakistaji Meriah, Angkat Kesenian Tradisional dan UMKM Lokal

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:46 WIB

Iringan Kebanggaan: Purwakarta Teguhkan Ajeg Budaya di Malam Festival Budaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:13 WIB

Khofifah: Banyuwangi Ethno Carnival Bukti Budaya Lokal Mampu Mendunia

Berita Terbaru

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogi.

Polhukam

Kasus Hotman Paris, MIO Desak Polisi Jangan Tebang Pilih

Minggu, 23 Agu 2026 - 23:05 WIB