Pemulung Spesialis Kotak Amal Masjid Berhasil Dibekuk

Minggu, 13 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka yang berhasil diamankan Polsek Kenjeran

Tersangka yang berhasil diamankan Polsek Kenjeran

SURABAYA, detikkota.com – Seorang pria diamankan warga setelah tepergok mencuri uang di kotak amal Masjid Roudhotul Jannah, Jalan Dukuh Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya.

Informasi yang dihimpun, pencurian terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, Kamis (3/12/2020). Tersangka bernama Achmad Suha (40), warga Jalan Bulak Banteng, Surabaya.

Kapolsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Esti Setija Oetami membenarkan telah menahan tersangka Achmad Suha. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan saat ini sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Esti, Sabtu (12/12/2020).

Esti menjelaskan, tersangka beraksi seorang diri mencari sasaran secara acak. Pelaku menyasar masjid yang dalam keadaan sepi.

Saat mencuri uang di kotak amal Masjid Roudhotul Jannah, pelaku merusak gembok kotak amal menggunakan linggis. Setelah berhasil, uang yang ada di dalam kotak amal langsung dikuras dan dimasukkan ke dalam tasnya.

“Dia bawa tas ransel sama linggis. Jadi sudah benar-benar disiapkan untuk mencuri. Uang yang diambil di kotak amal itu sekitar Rp 180 ribu,” tambahnya.

Namun kali ini, aksi yang dilakukan pelaku dipergoki warga. Setelah diamankan, di dalam tas pelaku ditemukan barang bukti pencurian. Pelaku mengakui perbuatannya dan dilaporkan ke polisi.

Dalam pemeriksaan, pria yang bekerja sebagai pemulung itu mengaku sudah empat kali melakukan aksi yang sama. Uang hasil mencuri dibuatnya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ngakunya sudah empat kali. Kebanyakan kotak amal yang dicuri di masjid-masjid daerah Bulak Banteng. Saat ini masih kami dalami lagi untuk mencari tahu kemungkinan TKP lainnya,” pungkas Esti. (Redho)

Berita Terkait

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB