Pemkot dan DPRD Surabaya Sepakati RPJMD 2025–2029, Targetkan Surabaya Jadi Kota Dunia

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya secara resmi menyetujui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Surabaya Tahun 2025–2029. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen RPJMD dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (9/7/2025).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan dan panitia khusus yang telah memberikan masukan selama proses pembahasan. Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah penting dalam mewujudkan Surabaya yang lebih baik.

“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk pembangunan Kota Surabaya,” ujar Eri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah disepakati, dokumen RPJMD beserta lampirannya akan diajukan kepada Gubernur Jawa Timur untuk proses evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa RPJMD 2025–2029 memuat visi besar menjadikan Surabaya sebagai kota bertaraf dunia dalam lima tahun ke depan. Fokus pembangunan diarahkan pada sejumlah proyek strategis dan peningkatan kualitas layanan publik.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik yang efisien dan mudah diakses masyarakat,” katanya.

Selain itu, pengembangan sistem transportasi umum massal juga menjadi prioritas untuk mengatasi kemacetan dan memperkuat mobilitas warga, sebagai bagian dari infrastruktur penunjang kota berkelas dunia.

Dalam bidang pembangunan manusia, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) turut menjadi sasaran utama. Fokus diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan, termasuk peningkatan angka lama sekolah hingga tahun 2030.

Wali Kota Eri juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, keberhasilan kota-kota maju dunia dicapai melalui kolaborasi aktif seluruh elemen warga.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ketika masyarakat turut berpartisipasi, maka pertumbuhan IPM dan ekonomi akan lebih cepat tercapai,” jelasnya.

Ia menambahkan, RPJMD ini akan menjadi landasan utama dalam penyusunan anggaran pembangunan mulai 2026 hingga 2027, dengan sasaran jangka panjang hingga 2030.

Berita Terkait

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri
Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:18 WIB

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:44 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 14:37 WIB

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru