Pemkot Malang Luncurkan Aplikasi SI MAJA MADA untuk Tata Kelola Barang Milik Daerah

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran SI MAJA MADA oleh Sekda Kota Malang di Ngalam Command Center, Rabu (9/7/2025)

Peluncuran SI MAJA MADA oleh Sekda Kota Malang di Ngalam Command Center, Rabu (9/7/2025)

MALANG, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Sekretariat Daerah resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pengelolaan Barang Milik Daerah (SI MAJA MADA), Rabu (9/7/2025). Aplikasi ini diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, di Ngalam Command Center (NCC) sebagai bagian dari akselerasi transformasi digital di lingkungan Pemkot.

Dalam sambutannya, Sekda Erik menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam tata kelola pemerintahan digital. Menurutnya, aparatur pemerintah harus meninggalkan pola kerja rutin dan menggantinya dengan budaya inovatif yang relevan dengan era digital.

“Inovasi seperti SI MAJA MADA harus menjadi bagian dari keseharian. Ini bukan sekadar aplikasi, tetapi bagian dari upaya mendorong kualitas SPBE, indeks inovasi daerah, dan pelayanan publik berkualitas,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan agar setiap inovasi digital memiliki payung hukum, dijalankan secara konsisten, dan terus dievaluasi serta dikembangkan agar tidak menjadi sekadar proyek aplikasi yang terabaikan.

Kepala Bagian Umum Setda Kota Malang, Windra Novisari, selaku penggagas aplikasi ini, menjelaskan bahwa SI MAJA MADA bertujuan mempermudah pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dengan sistem yang realtime, tepat sasaran, dan akuntabel. Aplikasi ini juga mendukung sistem utama milik BKAD, yaitu SIMBADA.

“Fitur SI MAJA MADA mencakup mulai dari perencanaan kebutuhan barang, penerimaan, pemanfaatan, peminjaman, hingga monitoring BMD di lingkungan Setda,” jelas Windra.

Nama aplikasi ini, kata dia, terinspirasi dari lokasi kantor Bagian Umum Setda yang terletak di antara Jalan Majapahit dan Jalan Gajahmada. Pembangunan aplikasi dilakukan secara mandiri oleh internal Pemkot dengan dukungan teknis dari tim programmer Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang.

Peluncuran aplikasi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang, Plt. Inspektur Kota Malang, Kepala Diskominfo, Plt. Kepala BKPSDM, jajaran kepala bagian, serta pengurus barang dan tim teknis di lingkungan Setda.

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

Foto bersama Pemkab Sumenep usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Selasa (26/05/2026).

Pemerintahan

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:05 WIB