Pemkab Sumenep Siapkan Peluncuran Sekolah Rakyat, Hadapi Tantangan Rekrutmen Siswa

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Erwin Hendra.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Erwin Hendra.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mempersiapkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang direncanakan akan diluncurkan secara nasional oleh Presiden RI pada Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari survei Kementerian Sosial RI di lokasi Sarana Kegiatan Diklat (SKD) Batuan beberapa waktu lalu.

Kepala Dinsos P3A Sumenep melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Erwin Hendra, menjelaskan bahwa meskipun survei lokasi telah dilakukan, progres pelaksanaan masih bergantung pada kementerian terkait. Saat ini, renovasi gedung SKD sedang dikoordinasikan bersama Dinas PUTR karena terdapat beberapa perbaikan fisik yang harus dilakukan.

Sementara itu, proses rekrutmen calon siswa yang dilakukan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menemui sejumlah hambatan di lapangan. Salah satunya adalah karena saat ini telah memasuki tahun ajaran baru, sehingga banyak anak sudah memilih jalur pendidikan formal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meski ada kendala di rekrutmen siswa, Pemkab Sumenep tetap berkomitmen untuk menjalankan Sekolah Rakyat. Launching akan dilakukan secara serentak secara nasional oleh Presiden sekitar bulan Agustus,” ujar Erwin, Kamis (10/07/2025).

Menurutnya, Dinas Pendidikan hanya akan menyuplai tenaga pengajar. Sedangkan proses rekrutmen siswa bersifat selektif, dengan sasaran anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), anak putus sekolah, dari keluarga miskin ekstrem, serta yang tidak terdata di sistem Dapodik. Partisipasi juga tergantung pada kesediaan orang tua saat dilakukan pendataan oleh petugas PKH.

“Data potensial sebenarnya mencapai ribuan, tinggal anak-anak itu sendiri bersedia atau tidak mengikuti program ini,” tambahnya.

Kabupaten Sumenep menargetkan dua rombongan belajar (Rombel), masing-masing untuk jenjang SD dan SMP, dengan kapasitas masing-masing 50 siswa. Target ini menjadi tantangan tersendiri bagi pendamping PKH untuk mengajak anak-anak yang memenuhi kriteria agar bersedia bergabung.

Erwin menegaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama tim lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan lancar. “Dua syarat utama harus terpenuhi, yaitu kesiapan bangunan dan jumlah siswa. Jika salah satunya tidak terpenuhi, tentu akan menyulitkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Resmi Luncurkan Bus Sekolah Gratis Tahun 2026
Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta
Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak
Mengenal SD Tahfidz Al-Maaher, Sekolah Qur’ani dengan Pendekatan Holistik
Seorang Siswa MTsN 3 Banyuwangi Raih Medali Perak di IJSO 2025 Rusia
Ratusan Siswa SDN Tamberu 2 Pamekasan Terdampak Sengketa, Pembangunan Sekolah Baru Segera Diusulkan

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:34 WIB

Pemkab Bangkalan Resmi Luncurkan Bus Sekolah Gratis Tahun 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:05 WIB

Haul Blokagung 2026, Bupati Banyuwangi Puji Kontribusi Pesantren

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:52 WIB

H. Eef Supriadi Teladani Gerakan Ayah Jemput Rapor, Sampaikan Pesan Tauhid untuk Putri Tercinta

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:58 WIB

Pencairan Tamsil Guru Semester II 2025 di Sumenep Tertunda, Lebih dari 500 Penerima Terdampak

Berita Terbaru

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat meresmikan program Bus Sekolah Gratis di Pendopo Agung Bangkalan, Kamis (15/01/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Resmi Luncurkan Bus Sekolah Gratis Tahun 2026

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:34 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik dan mengambil sumpah pejabat hasil mutasi dan promosi ASN di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (14/1/2026).

Pemerintahan

Penataan Birokrasi, Pemkab Sumenep Rotasi Pejabat Eselon II dan IV

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:45 WIB