Presiden Tegaskan Perwira TNI-Polri Siap Berkorban Demi Bangsa

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo memberikan amanat dalam Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri 2025 di Istana Merdeka.

Presiden Prabowo memberikan amanat dalam Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri 2025 di Istana Merdeka.

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa profesi perwira adalah kehormatan besar yang mengemban tanggung jawab luar biasa terhadap bangsa dan negara. Penegasan tersebut disampaikan dalam amanatnya saat memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Dalam upacara yang melantik 2.000 perwira remaja lulusan Akmil, AAL, AAU, dan Akpol tersebut, Presiden menyatakan bahwa para perwira telah menyatakan kesiapan untuk mengabdi sepenuhnya, bahkan berkorban jiwa raga demi bangsa dan negara.

“Hari ini, di hadapan seluruh rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Besar, saudara telah menyatakan kesiapan untuk rela berkorban demi bangsa ini. Kalian adalah putra-putri terbaik bangsa yang siap menghadapi segala tantangan demi menjaga keutuhan negara,” tegas Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menambahkan bahwa tugas menjaga kedaulatan, kehormatan, dan keselamatan rakyat kini berada di pundak para perwira muda. Ia mengingatkan bahwa sejarah perjuangan bangsa dibangun dari pengorbanan dan bahwa masa depan akan penuh tantangan.

“Kedaulatan bangsa dan keselamatan rakyat berada di tangan kalian. Rakyat menanti pengabdian, pengorbanan, dan baktimu,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan akan sejarah panjang perjuangan Indonesia melawan penjajahan, serta pentingnya mempertahankan kemerdekaan dengan semangat juang yang tinggi.

“Bangsa ini memiliki sejarah panjang eksploitasi dan penjajahan. Kalian mewarisi kemerdekaan ini, dan kalian dituntut untuk mempertahankannya dengan segala daya,” kata Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden turut menegaskan bahwa TNI dan Polri merupakan pilar utama negara, bukan hanya alat negara, tetapi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan nasional.

“Jadilah tentara rakyat dan polisi rakyat. Kalian adalah anak kandung rakyat Indonesia, dan harus selalu berada di sisi rakyat,” ujarnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina, pelatih, dan keluarga perwira remaja yang telah membentuk pribadi-pribadi tangguh dalam pengabdian kepada negara.

“Profesi perwira dan prajurit adalah profesi mulia. Tugasnya tidak ringan, kalian harus menjadi teladan — berani, cerdas, dan penuh tanggung jawab,” tutup Presiden dalam amanatnya.

Berita Terkait

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:27 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Berita Terbaru