Rayon PPMA Sabet Juara Umum Kejurcab Pagar Nusa Sumenep 2025

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Sumenep tahun 2025 resmi ditutup pada Minggu (3/8/2025), setelah berlangsung selama tiga hari di Gedung Olahraga KONI Sumenep. Sebanyak 235 atlet dari berbagai kontingen se-Kabupaten Sumenep ambil bagian dalam ajang tersebut.

Kejurcab kali ini menggunakan sistem penilaian digital dari Lembaga Wasit Juri Pagar Nusa Wilayah Jawa Timur, yang dinilai berhasil menciptakan kompetisi yang lebih tertib dan objektif.

Rayon Pondok Pesantren Mathlabul Anwar (PPMA) tampil sebagai juara umum dengan perolehan 11 medali emas, 2 perak, dan 8 perunggu. Posisi kedua diraih kontingen Ganding yang mengumpulkan 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Sementara kontingen Tarate menempati posisi ketiga dengan 2 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain perebutan medali, Kejurcab juga memberikan penghargaan bagi dua atlet terbaik. Gelar pesilat putra terbaik diraih Ahmad Hujairi Farid dari Rayon PPMA, sedangkan di kategori putri diraih Sofiatul Aniyah dari kontingen Talango.

Kontingen lain seperti Kangean, Saronggi, Batuputih, Parama’an, Alkarimiyah, dan PP Al Asariyah turut memeriahkan kompetisi dengan semangat sportif meski belum menembus posisi tiga besar.

Ketua PC PSNU Pagar Nusa Sumenep, KH Abdul Muiz, menegaskan bahwa Kejurcab ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menjaring dan melatih atlet menuju tingkat provinsi.

“Selain mempererat silaturahmi antar keluarga besar Pagar Nusa, Kejurcab juga menjadi pemacu semangat berlatih dan bagian dari proses seleksi atlet untuk kejuaraan di level Jawa Timur,” ujar KH Muiz.

Ia menambahkan, atlet berprestasi akan mendapatkan pembinaan lanjutan sebelum berlaga di ajang yang lebih tinggi. KH Muiz juga berharap tiap padepokan terus meningkatkan kualitas pelatihan guna memperkuat eksistensi Pagar Nusa di tengah masyarakat.

“Nilai-nilai dan kehormatan dalam pencak silat harus terus diwariskan agar Pagar Nusa semakin dicintai dan berkembang di masa mendatang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru