BPBD Probolinggo Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Dusun Bringin Terdampak Krisis

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikkota.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 12.000 liter ke Dusun Bringin, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Rabu (6/8/2025) sore sekitar pukul 17.15 WIB.

Bantuan ini diberikan menyusul krisis air bersih yang melanda wilayah tersebut akibat gangguan pada saluran PDAM. Akibat gangguan tersebut, sekitar 65 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 230 jiwa kesulitan mendapatkan air bersih dan terpaksa mengandalkan sumber air alternatif yang kurang layak.

Sebagai bentuk respons cepat, BPBD melalui petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas 6.000 liter untuk dua kali pengiriman. Total 12.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Distribusi air bersih ini juga melibatkan Pemerintah Desa Liprak Kidul serta agen Penanggulangan Bencana (PB) dari Provinsi Jawa Timur guna memastikan bantuan sampai tepat sasaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari langkah tanggap darurat untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

“Kami terus bergerak cepat agar masyarakat bisa segera memperoleh air bersih. Upaya distribusi akan terus kami lakukan sampai pasokan PDAM kembali normal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Oemar menegaskan bahwa BPBD tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperbaiki sistem distribusi air ke depan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih masyarakat melalui kerja sama lintas sektor,” pungkasnya.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru