Pemkab Bangkalan Salurkan 60 Hand Traktor dan Dorong Hilirisasi Pertanian

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat menyerahkan bantuan hand traktor kepada kelompok tani di Pendopo Agung Bangkalan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat menyerahkan bantuan hand traktor kepada kelompok tani di Pendopo Agung Bangkalan.

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyalurkan 60 unit hand traktor kepada 37 kelompok tani di 11 kecamatan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Pendopo Agung, Rabu (3/9/2025).

Bupati Lukman menjelaskan, bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Bangkalan ini bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan petani pada cara tradisional. Selain itu, Pemkab juga memberikan 26 tandon air untuk desa-desa rawan kekeringan.

“Ini bentuk dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan. Ke depan, ketersediaan air menjadi perhatian serius agar wilayah pertanian tetap produktif meski menghadapi musim kemarau,” kata Lukman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya fokus pada penyediaan alat, Pemkab Bangkalan juga menyiapkan program hilirisasi pertanian. Menurut Lukman, meskipun Bangkalan mengalami surplus beras hingga delapan bulan, daerah ini masih kekurangan fasilitas penggilingan representatif.

“Pada tahun 2026 sudah kita anggarkan bantuan dryer, penggilingan, hingga lantai pasok. Tujuannya agar gabah petani tidak hanya dijual mentah, tapi bisa diproduksi menjadi beras berkualitas tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan, produk beras hasil olahan petani nantinya akan dipasarkan untuk kebutuhan lokal, seperti konsumsi pegawai pemerintah, dapur umum, hingga SPBG. Dengan demikian, ekosistem ekonomi baru dapat terbentuk, melibatkan petani, pengusaha penggilingan, koperasi desa, dan BUMDes.

“Kalau rantai pasok ini berjalan, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Dari petani, penggilingan, distribusi, hingga kebutuhan pangan lokal semuanya saling menopang,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, Bupati Lukman juga menekankan pentingnya peningkatan lapangan kerja lokal. Ia meminta perusahaan yang beroperasi di Bangkalan dan wilayah Jawa Timur barat agar lebih banyak menyerap tenaga kerja masyarakat setempat.

“Upaya ini kita lakukan untuk membuka kesempatan kerja lebih luas bagi masyarakat Bangkalan sekaligus menekan angka pengangguran,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Bangkalan menegaskan arah pembangunan daerah yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memperkuat hilirisasi, distribusi, dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB