Pemdes Kertajaya Realisasikan Dana Desa Tahap II untuk Pembangunan TPT Saluran

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Pemerintah Desa Kertajaya, Kabupaten Purwakarta, merealisasikan Dana Desa (DD) Tahap II tahun 2025 untuk pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) saluran di Dusun I. Proyek ini mulai dilaksanakan pada Senin (8/9/2025).

Kepala Desa Kertajaya, Yadiswara, mengatakan pembangunan TPT dengan panjang 180 meter di sisi kanan dan kiri saluran akan berlangsung sekitar 14 hari dengan anggaran Rp100 juta setelah dipotong pajak.

“Pekerjaan akan dimulai minggu ini di RW 01 RT 003, melibatkan swadaya masyarakat Desa Kertajaya sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum pelaksanaan, pemerintah desa telah menggelar musyawarah bersama BPD, LPM, dan tokoh masyarakat. Untuk pengawasan di lapangan, desa juga melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pendamping desa. Sementara itu, Ecin ditunjuk sebagai Ketua TPK Desa Kertajaya yang bertanggung jawab pada pelaksanaan teknis.

Warga setempat menyambut baik pembangunan tersebut. Salah seorang warga, Nanang, mengaku lega karena TPT akan membantu mengatasi banjir.

“Alhamdulillah, dengan adanya program pembangunan TPT ini, saluran jadi lebih baik sehingga para petani bisa lancar beraktivitas. Saat musim hujan, banjir sering masuk ke rumah setinggi dada orang dewasa. Semoga dengan pembangunan ini masalah itu bisa teratasi,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Dana Desa Tahap II juga digunakan untuk program lain, di antaranya honor guru ngaji sebesar Rp150 ribu dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 43 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Setiap KPM menerima Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, terhitung dari Juli hingga September 2025,” tambah Yadiswara.

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru