Whale Shark Raih Juara Lomba Souvenir Kabupaten Probolinggo 2025

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pemenang Lomba Souvenir Kabupaten Probolinggo 2025 menerima penghargaan di panggung Bromo Sunset Music and Culture 6. (Foto: Bromo Info)

Para pemenang Lomba Souvenir Kabupaten Probolinggo 2025 menerima penghargaan di panggung Bromo Sunset Music and Culture 6. (Foto: Bromo Info)

PROBOLINGGO, detikkota.com – Lomba Souvenir Kabupaten Probolinggo 2025 yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mencapai puncaknya pada acara Bromo Sunset Music and Culture 6 di Amphitheater Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (20/9/2025).

Sebanyak 33 peserta menampilkan produk kreatif mereka di hadapan dewan juri, yakni Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto, Dosen Desain Grafis Universitas Brawijaya Allisa, serta Owner Matahati Keramik Studio Raisa.

Juara pertama diraih Prayogi Harry Widharta dengan karya Whale Shark. Juara kedua ditempati Dessy Arisanthy dengan Sabun Madu Lumbang, dan juara ketiga diraih Darma Budi Pertiwi dengan Tas Eruna Craft.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain tiga pemenang utama, lima karya juga terpilih sebagai juara favorit berdasarkan voting pengunjung, yaitu Tiara Rizky Marsha Laduni (Agaya T-shirt), Anita Rizky Wardhani (Kotak Harmoni Bestari), Darusman (Udeng), Nur Huda (Tas Samping & Tas Punggung Gunung Bromo), dan Restie Rachmaningrum Sudjarwo (Gantungan Rajut Brambang).

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menyatakan lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan sarana eksplorasi produk khas daerah. “Kami ingin menggali bakat kreatif masyarakat sekaligus menghasilkan produk yang bisa menjadi ikon daerah,” ujarnya.

Ia berharap produk-produk tersebut dapat dipromosikan di pameran nasional maupun internasional sebagai souvenir khas Probolinggo. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi upaya nyata mendorong UMKM lokal dan memperkuat sektor ekonomi kreatif.

“Dengan promosi dan pembinaan, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas,” tegas Heri.

Ajang ini juga menegaskan bahwa Kabupaten Probolinggo tidak hanya memiliki keindahan Gunung Bromo, tetapi juga potensi ekonomi kreatif dengan produk lokal yang berdaya saing tinggi.

Penulis : SA

Editor : MD

Berita Terkait

Festival Ngopi Sepuluh Ewu Kemiren, Ribuan Cangkir Kopi Jadi Simbol Keramahan Suku Using
Libatkan 31 Kecamatan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Kesetaraan Gender Lewat Seni Suroboyoan
Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata
Haul Raja-Raja Madura, Pemkab Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Sejarah
Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Tatorbangan Ritual Culture di Torbang, Upaya Jaga Tradisi dan Kearifan Lokal

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 12:09 WIB

Festival Ngopi Sepuluh Ewu Kemiren, Ribuan Cangkir Kopi Jadi Simbol Keramahan Suku Using

Kamis, 5 November 2026 - 09:59 WIB

Libatkan 31 Kecamatan, Pemkot Surabaya Sosialisasikan Kesetaraan Gender Lewat Seni Suroboyoan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Pemkab Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Sejarah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Berita Terbaru