Pasca Kebakaran, PBM SDN Potoan Daya 2 Pamekasan Tetap Berlangsung di Rumah Warga dan Musala

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN Potoan Daya 2 Palengaan usai ruang kelas terbakar, Senin (6/10/2025).

SDN Potoan Daya 2 Palengaan usai ruang kelas terbakar, Senin (6/10/2025).

PAMEKASAN, detikkota.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan memastikan proses belajar mengajar (PBM) di SDN Potoan Daya 2, Dusun Bajur, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, tetap berjalan pasca kebakaran yang melanda sekolah tersebut pada Minggu (5/10/2025) malam.

Kepala Disdikbud Pamekasan, Mohammad Alwi, mengatakan kegiatan belajar sementara dialihkan ke rumah warga dan musala di sekitar sekolah. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai cukup luas untuk menampung para siswa.

“Total ada empat ruangan pengganti yang kami siapkan, terdiri dari rumah warga dan musala. Ruang kelas yang tidak terdampak tetap digunakan seperti biasa,” ujar Alwi, Senin (6/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, ruang kelas yang terbakar meliputi Kelas I, II, dan III, sementara Kelas VI ikut terdampak karena berada di dekat area kebakaran. Sejumlah sarana pembelajaran juga ikut hangus, termasuk meja, kursi, serta perangkat elektronik seperti chromebook, laptop, dan sound system.

Alwi menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan agar PBM berjalan lancar. Koordinasi dengan para guru dan pemilik rumah yang digunakan sebagai ruang kelas sementara juga telah dilakukan.

“Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan bangunan ke Kementerian agar proses renovasi bisa segera dilaksanakan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Potoan Daya 2, Rusdi, menyebutkan terdapat 63 siswa yang kini mengikuti kegiatan belajar di luar ruang sekolah. “Kelas I berjumlah 15 siswa, Kelas II ada 17 siswa, Kelas III sebanyak 22 siswa, dan Kelas VI sembilan siswa,” ujarnya.

Meski belajar di tempat sementara, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar tetap berlangsung dengan semangat dan dukungan penuh dari warga sekitar.

Penulis : Red

Editor : Red

Sumber Berita: Karimata

Berita Terkait

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak
Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:52 WIB

Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB