Lampu Dekorasi di Kota Lama Surabaya Hilang, Wali Kota Eri Ajak Warga Ikut Jaga Fasilitas Umum

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Sejumlah lampu dekorasi di kawasan Kota Lama Surabaya, tepatnya di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, dilaporkan hilang diduga akibat pencurian. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun meningkatkan patroli dan pengawasan di area tersebut.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyesalkan aksi pencurian fasilitas umum yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia mengajak masyarakat turut menjaga aset kota demi kepentingan bersama.

“Lampu ini dibangun dari APBD untuk masyarakat. Kalau masyarakat tahu ada yang mencuri, ayo bersama-sama dijaga dan ditindak,” ujar Eri Cahyadi, Selasa (7/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eri menjelaskan, lampu dekorasi tersebut dipasang untuk mempercantik kawasan Kota Lama sekaligus menarik minat wisatawan. Menurutnya, peningkatan kunjungan wisata akan berdampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah.

“Kalau banyak wisatawan datang, hotel dan rumah makan ikut bergerak. Kalau ekonomi bergerak, pendapatan asli daerah juga meningkat,” katanya.

Ia menambahkan, pencurian tidak hanya terjadi pada lampu, tetapi juga pada sejumlah kabel di area publik. “Bukan hanya lampu, kabel pun banyak yang hilang, bahkan di bawah saluran air,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Surabaya telah menugaskan petugas untuk berpatroli rutin dan menambah titik kamera pengawas (CCTV). Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk penegakan hukum.

“Kami lakukan patroli rutin dan memperkuat sistem pemantauan. Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat kepolisian,” jelasnya.

Eri kembali menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas publik agar pembangunan kota berjalan optimal. Ia berharap kesadaran warga dapat membantu menjaga keindahan dan ketertiban kawasan Kota Lama.

“Kalau fasilitas ini dijaga, Kota Lama akan semakin bagus dan menarik banyak wisatawan. Dampaknya, ekonomi warga ikut bergerak dan PAD Surabaya meningkat,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak
MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan
Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep
Damkar Surabaya Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Warga Diminta Pastikan Rumah Aman
Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik
PMI Sumenep Salurkan Bantuan Sembako kepada Abang Becak dan Pemulung
Kodim 0728/Wonogiri Gelar Bazar Ramadan, Sediakan Sembako Murah bagi Warga

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:45 WIB

Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:22 WIB

MIO Indonesia Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:05 WIB

Ngaji Budaya dan Pameran Pusaka Nusantara 2026 Digelar di Kraksaan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:54 WIB

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:05 WIB

Jelang Idulfitri, Pemkot Surabaya Perkuat Kesiapsiagaan Layanan Publik

Berita Terbaru

Penasehat Hukum dan jajaran redaksi Media Liputan7.id saat menyerahkan santunan kepada anak yatim dan dhuafa dalam kegiatan sosial di Aula Balai Desa Pandian, Kabupaten Sumenep.

Daerah

Liputan7.id Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Sumenep

Sabtu, 14 Mar 2026 - 23:54 WIB