Dzikir dan Shalawat Warnai Puncak Peringatan Hari Jadi Bangkalan ke-494

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Majelis Al Khidmah memimpin dzikir dan shalawat di Alun-alun Kota Bangkalan dalam rangka Hari Jadi Bangkalan ke-494.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Majelis Al Khidmah memimpin dzikir dan shalawat di Alun-alun Kota Bangkalan dalam rangka Hari Jadi Bangkalan ke-494.

BANGKALAN, detikkota.com – Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Kota Bangkalan, Minggu (26/10), untuk mengikuti Dzikir dan Shalawat bersama Majelis Al Khidmah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke-494.

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan ini berlangsung khidmat dan menjadi salah satu puncak rangkaian kegiatan peringatan hari jadi. Dzikir dan shalawat tersebut digelar sebagai bentuk ungkapan syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Bangkalan serta doa bersama untuk kemajuan dan keberkahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat. Ia menyebut kegiatan ini mencerminkan karakter masyarakat Bangkalan yang religius dan cinta kedamaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangkalan dikenal sebagai Kota Dzikir dan Shalawat. Julukan ini bukan hanya simbol, tetapi menjadi pengingat agar kita senantiasa memperkuat keimanan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati Lukman.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah yang beriman, berilmu, dan berkelanjutan sesuai semangat Hari Jadi Bangkalan tahun ini.

Kegiatan yang diisi dengan lantunan doa dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW itu menghadirkan suasana religius yang mendalam di tengah ribuan jamaah.

Peringatan Hari Jadi Bangkalan ke-494 kali ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga momentum untuk memperkuat jati diri daerah sebagai kota religius yang menjunjung tinggi persatuan dan gotong royong menuju Bangkalan yang lebih maju dan penuh keberkahan.

Penulis : Bang

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru