PKDI se-Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang bersama jajaran PKDI se-Jawa Timur saat penyerahan bantuan bagi warga terdampak erupsi Semeru.

Bupati Lumajang bersama jajaran PKDI se-Jawa Timur saat penyerahan bantuan bagi warga terdampak erupsi Semeru.

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang menerima bantuan 1.000 paket sembako dari Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se-Jawa Timur untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Pendopo Suhanto, Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Rabu (10/12/2025).

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan apresiasi atas kepedulian PKDI, yang dinilai memberikan dorongan penting bagi proses pemulihan pascaerupsi. Ia menyatakan bahwa dukungan tersebut menjadi penguat semangat masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus bangkit.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Lumajang, kami menyampaikan terima kasih kepada PKDI. Kepedulian ini menjadi penguat semangat bagi kami,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menjelaskan, erupsi Semeru pada 19 November 2025 memiliki intensitas lebih besar dibandingkan peristiwa 2021. Namun berkat kesiapsiagaan masyarakat, relawan, dan perangkat daerah, tidak ada korban jiwa. Situasi tersebut juga mendapat apresiasi dari BNPB sebagai contoh mitigasi yang berjalan efektif.

Meski demikian, dampak kerusakan infrastruktur disebut lebih berat. Material vulkanik menyebabkan kerusakan pada jembatan, tanggul, dan bendungan yang berfungsi sebagai pengaman aliran lahar. Pemerintah daerah menilai normalisasi harus segera dilakukan untuk meminimalkan risiko lanjutan pada musim hujan.

Pemkab Lumajang saat ini tengah menyusun data kebutuhan secara menyeluruh untuk diajukan kepada BNPB dan Kementerian PUPR. Data tersebut mencakup kerusakan fisik, kebutuhan penanganan darurat, serta perencanaan rehabilitasi jangka panjang.

Indah Amperawati menilai kehadiran PKDI bukan hanya sebagai pemberi bantuan, tetapi juga menandai kuatnya solidaritas antar-kepala desa di Jawa Timur dalam membantu wilayah terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan masyarakat serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi di masa mendatang.

Penulis : An

Editor : An

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru