Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Ekonomi Produktif bagi Warga Terdampak Erupsi Semeru

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lumajang Indah Amperawati menyerahkan bantuan alat pengolahan gula kelapa dan bibit pohon kelapa kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12/2025).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Lumajang Indah Amperawati menyerahkan bantuan alat pengolahan gula kelapa dan bibit pohon kelapa kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12/2025).

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang menyalurkan bantuan ekonomi produktif kepada warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut bertujuan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian warga pascabencana.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam kegiatan penyerahan alat ekonomi produktif pengolah gula kelapa dan penanaman bibit pohon kelapa yang berlangsung di Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12/2025). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga.

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga pasca-bencana sekaligus mendorong kemandirian ekonomi,” kata Khofifah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemulihan ekonomi menjadi bagian penting dari strategi penanganan pascabencana agar masyarakat tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu kembali produktif dan mandiri.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa penguatan ekonomi produktif menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam penanganan dampak erupsi Semeru.

“Selain membangun kembali akses fisik, kami ingin masyarakat Lumajang dapat segera bangkit dan kembali produktif,” ujarnya.

Bantuan berupa alat pengolahan gula kelapa diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk warga dan membuka peluang usaha baru. Sementara itu, penanaman bibit pohon kelapa menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Melalui sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi lokal serta mendorong keberlanjutan mata pencaharian warga pascaerupsi Gunung Semeru.

Penulis : An

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru