Kolaborasi Aksi Sosial, Fossil Gandeng Pemdes Jambelaer Gelar Khitanan Masal di Bale Musyawarah RW 02 Kp. Jambelaer

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com, Dalam rangka mewujudkan pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat desa, Forum Silaturahmi Seni dan Sosial (Fossil) bersama Pemerintah Desa Jambelaer menggelar kegiatan aksi sosial Khitanan Masal yang bertempat di Bale Musyawarah RW 02 Kp. Jambelaer.

Kegiatan aksi sosial ini diikuti setidaknya oleh 10 peserta, masing-masing peserta mendapatkan bingkisan berupa pakaian (baju gamis anak), tas sekolah dan mainan juga ayam bakakak, sementara itu sebagai pelengkap daripada bingkisan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara, Pemerintah Desa juga telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai atau yang biasa kita kenal sebagai (panyecep). Senin, (29/12/2025).

Ketua Forum Silaturahmi Seni dan Sosial, Sandi, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar murni atas dasar inisiatif bersama dari sebuah forum yang ia pimpin dengan menggandeng lembaga kesehatan yang membidangi perihal khitanan masal yakni, Yadiska (Yayasan Pendidikan Islam Karawang) dan Pemerintah Desa sebagai penyedia fasilitas berupa tempat, dsb.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Acara ini kami gelar murni atas dasar inisiatif bersama yang mana dipenghujung tahun 2025 ini lebih berfokus kepada khitanan masal, maka dari itu kami menggandeng lembaga kesehatan Yadiska khususnya yang membidangi perihal khitanan massal,” ujarnya.

Kemudian Sandi memaparkan, Komunitas atau Forum yang berfokus pada aksi sosial ini berdiri di Purwakarta, Forum tersebut kerap menggelar kegiatan aksi sosial berupa santunan anak yatim/jompo, bedah rumah dan khitanan masal.

“Komunitas kami ini dari Purwakarta Kang, karena kebetulan ada anggota kami yang berdomisili disini jadi kami coba untuk melaksanakan aksi ini di wilayah Kabupaten Subang, dan memang ini bukan kali pertama kita melaksanakan kegiatan aksi sosial di Subang ya, kalau tidak salah mungkin terhitung sudah yang ketiga kalinya ya, tapi ya itu Kang, konsen kami tidak hanya di Khitananan masal saja, melainkan santunan rutin terhadap anak yatim juga jompo, bahkan hingga bedah rumah,” terangnya.

Sandi menambahkan, forum atau komunitas yang ia pimpin berangkat dari kepedulian hidup bersosial yang mana ini murni tanpa melibatkan bantuan dari pihak manapun termasuk pihak pemerintah sekalipun, melalui inisiatif bersama dan kekompakan daripada forum yang ia pimpin melalui mekanisme menyisihkan uang saku disetiap harinya hanya untuk menjalankan tugas mulia.

“Alhamdulillah, berangkat dari kepedulian hidup bersosial sehingga kami dengan kompak selalu menyisihkan uang saku disetiap harinya demi menjalankan tugas atau misi kemanusiaan secara berlanjut tanpa melibatkan donatur atau pihak manapun termasuk pihak pemerintah sekalipun, karena kami fikir memang sudah selayaknya kesadaran hidup bersosial hidup di dalam setiap jiwa manusia tanpa melihat gelar maupun jabatan,” tegasnya.

Dalam tempat dan waktu yang sama H. Karno selaku Kepala Desa Jambelaer mengapresiasi aksi sosial yang telah dilangsungkan oleh Forum atau Lembaga Sosial (Fossil) di desanya, ia menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan-kegiatan sosial seperti ini terlebih ini digagas oleh para pemuda yang mana memang menurutnya sangat penting dalam setiap jiwa manusia untuk selalu menanamkan jiwa sosial dalam kehidupan bermasyarakat, tentu secara otomatis akan semakin tumbuh kuat kepedulian terhadap sesama.

“Sebelumnya saya mewakili masyarakat desa Jambelaer khususnya para orangtua daripada anak-anak peserta khitanan masal ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya terutama kepada pihak dari Forum Silaturahmi Seni & Sosial (Fossil) juga semua pihak yang terlibat sehingga acara ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

“Tentu saya sangat mengapresiasi langkah nyata atau wujud kepedulian terhadap sesama yang telah digagas oleh forum ini, saya berharap ini dapat menjadi inspirasi bagi semua orang agar dapat selalu menjalankan kehidupan tanpa luput dari jiwa sosial,” tutupnya.

Penulis : DR/DJ

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru