Video Viral Orang Tua Murid di Sumenep Keluhkan Menu MBG Anak Tak Dimakan

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG di Sumenep yang viral dalam sebuah video.

Menu MBG di Sumenep yang viral dalam sebuah video.

SUMENEP, detikkota.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Kali ini, sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan keluhan seorang orang tua murid di Kabupaten Sumenep yang mengaku menu MBG yang diterima anaknya tidak dimakan sama sekali karena dinilai kurang layak.

Dalam video tersebut, orang tua murid itu secara langsung menunjukkan paket makanan yang diterima anaknya dari sekolah MI Miftahul Anwar, Desa Legung, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Ia menyebut menu yang diterima berupa pisang, keripik tempe, telur, kentang, serta sayuran yang sangat minim jumlahnya.

“Ini wajah jelasnya, punya anak saya tidak dimakan. Ini pisang, keripik tempe, telur, kentang. Sayurannya wortel dan buncis empat potong. Wortel dua, buncis dua,” ucapnya dalam video yang beredar luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua murid tersebut mengaku kecewa karena makanan yang seharusnya mendukung kebutuhan gizi anak justru tidak disentuh dan akhirnya dibuang. Ia pun menyampaikan permohonan secara terbuka kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan MBG.

“Mari dimohon dengan sangat, yang ada sanak familinya bekerja di salah satu penyelenggara yang menyalurkan ke sekolah MI Miftahul Anwar di Legung,, tolong disampaikan agar diperbaiki biar dimakan. Eman-eman karena dibuang,” lanjutnya.

Sorotan Terhadap Kualitas dan Pengawasan MBG
Video tersebut memicu beragam reaksi warganet. Sebagian mempertanyakan standar gizi dan kelayakan menu MBG, sementara yang lain menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pihak penyedia makanan di tingkat daerah.

Program MBG sendiri digagas pemerintah sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak sekolah dan mencegah stunting. Namun, kasus di Sumenep ini menambah daftar panjang polemik MBG di berbagai daerah, mulai dari persoalan porsi, kualitas menu, hingga komunikasi antara penyelenggara, sekolah, dan orang tua murid.

Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah dan penyelenggara MBG segera melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya pada aspek distribusi, tetapi juga pada kualitas menu agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan selera anak-anak.

Jika menu MBG tidak dimakan dan berakhir dibuang, tujuan utama program — yakni pemenuhan gizi dan pencegahan pemborosan — dikhawatirkan justru tidak tercapai.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep, M. Kholilur Rahman, menegaskan bahwa telah dilakukan evaluasi. Dan pihaknya juga telah menyampaikan permohonan maaf.

“Kami sudah evaluasi, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami sangat berterimakasih sudah membantu mengawasi realisasi program MBG,” ujarnya, Rabu (21/1) saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Penulis : M

Editor : M

Berita Terkait

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini
Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih
BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII
Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan
PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan
Kapolres Sumenep Pimpin Rakor Pengendalian BBM dan Bahan Pokok
Peringatan Hari Kartini 2026, Muslimah Didorong Berkarya Tanpa Tinggalkan Nilai Keislaman
Warga Kangean Dikejutkan Temuan Benda Asing, Diduga Torpedo

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 17:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Utara dan Maluku Hari Ini

Jumat, 24 April 2026 - 15:06 WIB

Aktivis Soroti Kasus Kades Pragaan Daya, Penegakan Hukum Diminta Tak Tebang Pilih

Kamis, 23 April 2026 - 12:17 WIB

BRI Sumenep Tegaskan Komitmen GCG, Siap Ikuti Putusan Pengadilan Terkait Aksi PMII

Kamis, 23 April 2026 - 11:09 WIB

Aksi PMII UNIJA di BRI Sumenep Diwarnai Pembakaran Ban, Massa Desak Pimpinan Cabang Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026 - 11:06 WIB

PMII UNIJA Demo BRI Sumenep, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Penipuan

Berita Terbaru