Audiensi Penjaga Sekolah, Pemkab Lumajang Siap Dukung Wadah Koordinasi Resmi

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang bersama Wakil Bupati menerima audiensi perwakilan penjaga sekolah jenjang SD dan SMP di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).

Bupati Lumajang bersama Wakil Bupati menerima audiensi perwakilan penjaga sekolah jenjang SD dan SMP di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).

LUMAJANG, detikkota.com — Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan dukungan terhadap rencana pembentukan paguyuban penjaga sekolah jenjang SD hingga SMP sebagai upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi dalam mendukung layanan pendidikan.

Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati Lumajang saat menerima audiensi perwakilan penjaga sekolah bersama Wakil Bupati Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).

Audiensi tersebut menjadi langkah awal pembentukan wadah resmi penjaga sekolah yang terstruktur dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Paguyuban ini diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi, pertukaran informasi, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lumajang menegaskan bahwa penjaga sekolah memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Menurutnya, suasana sekolah yang aman dan kondusif merupakan faktor pendukung utama dalam proses belajar mengajar.

“Lingkungan sekolah yang tertib dan kondusif sangat berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran. Penjaga sekolah berperan menjaga keteraturan tersebut setiap hari,” ujar Bupati Lumajang.

Ia menambahkan, keberadaan paguyuban akan memudahkan pemerintah daerah dalam memperoleh gambaran kondisi di lapangan secara cepat dan akurat.

“Selama dikelola secara tertib dan profesional, pemerintah daerah siap mendukung. Paguyuban ini dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Lumajang,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan penjaga sekolah Kecamatan Tempeh, Wahid, menyampaikan bahwa selama ini komunikasi antarpenjaga sekolah masih bersifat informal. Pembentukan paguyuban dinilai penting untuk memperkuat koordinasi lintas sekolah dan wilayah.

“Melalui paguyuban, kami berharap dapat saling bertukar pengalaman dan menyampaikan masukan secara lebih terorganisasi kepada pemerintah daerah,” katanya.

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menilai paguyuban dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara penjaga sekolah dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang responsif.

“Koordinasi yang kuat akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, yang menyambut positif inisiatif pembentukan paguyuban tersebut sebagai sarana pembinaan dan koordinasi langsung dengan penjaga sekolah.

Sebagai tindak lanjut, para penjaga sekolah sepakat memulai pembentukan paguyuban sebagai proyek percontohan dengan agenda pertemuan rutin bulanan serta penyusunan struktur kepengurusan agar organisasi berjalan tertib dan berkelanjutan.

Penulis : An

Editor : Red

Berita Terkait

Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026
Rutan Sumenep Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep
SSC Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa SMP di Sumenep
Dinkes Banyuwangi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diimbau Tetap Waspada
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Direktur BPRS Bhakti Sumekar: Hardiknas 2026 Momentum Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Generasi Muda
Hardiknas 2026, Dinkes P2KB Sumenep Tegaskan Pendidikan Berkualitas Butuh Gerakan Bersama

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:45 WIB

Rutan Sumenep Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:28 WIB

SSC Jadi Ajang Pengembangan Prestasi dan Karakter Siswa SMP di Sumenep

Senin, 11 Mei 2026 - 13:05 WIB

Dinkes Banyuwangi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diimbau Tetap Waspada

Berita Terbaru