SUMENEP, detikkota.com – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang juga mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Mohamad Iksan, memberikan tanggapan atas sorotan mahasiswa terkait pencalonannya dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep.
Menanggapi kritik tersebut, Iksan menilai dinamika dan sorotan publik merupakan hal yang wajar dalam proses seleksi jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
“Kurang seru, mas,” ujar Mohamad Iksan dalam pesan singkat WhatsApp, Selasa (3/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan peran strategis yang menuntut kesiapan mental, fisik, dan tanggung jawab besar dalam mengawal kebijakan kepala daerah.
“Calon Sekda harus tahan banting, siap mendampingi Bapak Bupati dengan segala risikonya,” tegasnya.
Terkait kritik yang menyinggung rekam jejak kinerjanya di dinas sebelumnya, Iksan menyampaikan bahwa seluruh langkah dan kebijakan yang diambil merupakan bagian dari pelaksanaan tugas sesuai kewenangan yang diberikan.
“Saya dalam rangka menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap jabatan memiliki tantangan dan kompleksitas tersendiri, serta tidak terlepas dari evaluasi publik. Namun demikian, ia menyerahkan sepenuhnya proses penilaian kepada panitia seleksi sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Seleksi Sekda Kabupaten Sumenep hingga kini masih terus berproses dan menjadi perhatian berbagai kalangan. Publik berharap figur yang terpilih nantinya mampu menjadi penggerak birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjembatani kebijakan kepala daerah dengan seluruh perangkat organisasi daerah.
Penulis : M/Red
Editor : M/Red







