Bupati Achmad Fauzi Buka Festival Bazar Takjil Ramadan, Dorong UMKM Lokal Naik Kelas

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Festival Bazar Takjil Ramadan di depan Labang Mesem Keraton, Kabupaten Sumenep, Jumat (20/02/2026).

Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Festival Bazar Takjil Ramadan di depan Labang Mesem Keraton, Kabupaten Sumenep, Jumat (20/02/2026).

SUMENEP, detikkotacom – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Festival Bazar Takjil Ramadan sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan bernuansa religi, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama pedagang kuliner yang menggantungkan pendapatan pada momentum Ramadan.

“Festival bazar takjil ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam mendorong ekonomi kerakyatan. Kami ingin UMKM terus tumbuh, naik kelas, dan memiliki daya saing,” ujar Bupati saat pembukaan acara di depan Labang Mesem Keraton, Jumat (20/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Ramadan harus mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat melalui ruang ekonomi kreatif yang inklusif dan terbuka bagi pelaku usaha lokal.

Bupati juga mengingatkan para pedagang agar menjaga kualitas produk, kebersihan, serta keamanan pangan. Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun usaha berkelanjutan.

“Jangan sampai ada praktik yang merugikan konsumen. Jaga kualitas, kebersihan, berikan pelayanan yang baik, dan tetapkan harga yang wajar,” tegasnya.

Festival Bazar Takjil Ramadan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Radar Madura Jawa Pos Biro Sumenep tersebut diikuti 143 stan resmi serta 40 UMKM nonstan. Beragam menu khas berbuka puasa disajikan, mulai jajanan tradisional, minuman segar, hingga kuliner kekinian yang menjadi daya tarik masyarakat menjelang waktu berbuka.

Bupati berharap festival tersebut dapat mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat berbagi, serta memperkuat komitmen membangun daerah yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru