Kemenhaj Pastikan 58.873 Jemaah Umrah Aman di Arab Saudi di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Raharjo.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Raharjo.

JAKARTA, detikkota.com – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) memastikan kondisi puluhan ribu jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi tetap aman meski terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah penerbangan internasional.

Eskalasi keamanan di kawasan tersebut menyebabkan beberapa maskapai melakukan perubahan rute dan penundaan jadwal penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Dampaknya, sejumlah jadwal keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah Indonesia ikut mengalami penyesuaian.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Arab Saudi. Pemerintah memastikan seluruh jemaah dalam kondisi terpantau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI, Puji Raharjo, menegaskan pihaknya terus memonitor perkembangan situasi secara intensif.

“Kami terus memantau perkembangan situasi secara cermat dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia,” ujar Puji di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Ia mengimbau seluruh jemaah agar tidak panik menyikapi dinamika yang terjadi.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” katanya.

Puji juga meminta seluruh PPIU memperkuat komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

“Kami meminta seluruh PPIU senantiasa menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, maupun KBRI Riyadh agar setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Menurutnya, pelindungan terhadap jemaah menjadi prioritas utama pemerintah.

“Kemenhaj berkomitmen memberikan pelindungan maksimal kepada seluruh jemaah. Setiap penyesuaian kebijakan akan selalu mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan jemaah,” ujarnya.

Kemenhaj juga mengimbau keluarga jemaah di Tanah Air agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya.

“Kami berharap keluarga jemaah tetap tenang dan memastikan informasi diperoleh dari saluran resmi. Negara hadir memberikan pelindungan dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Puji.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin
Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG
BRIN Ingatkan Ancaman Genangan Permanen di Pantura Jawa Akibat Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Laut
Rutan Sumenep Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Perkuat Komitmen Zero Halinar
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:27 WIB

PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Senin, 8 Juni 2026 - 11:37 WIB

Nanik Sudaryati Deyang Resmi Pimpin BGN, Pemerintah Soroti Ketegasan dan Disiplin

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:52 WIB

Bukan Hanya Dadan, Dua Mantan Wakil Kepala BGN Juga Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:32 WIB

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Keluar dari Kejagung Mengenakan Rompi Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Pengamat Nilai Pergantian Pimpinan Belum Tentu Selesaikan Masalah MBG

Berita Terbaru