Orang Tua Murid Protes Kualitas MBG di SMAN 1 Darangdan, Diduga Tak Layak

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi di SMA Negeri 1 Darangdan, Purwakarta.

Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi di SMA Negeri 1 Darangdan, Purwakarta.

PURWAKARTA, detikkota.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Darangdan, Kabupaten Purwakarta, menuai protes dari sejumlah orang tua murid. Mereka menilai makanan yang disajikan kepada siswa diduga tidak layak untuk dikonsumsi.

Keluhan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial TikTok yang memperlihatkan kondisi makanan yang diduga berasal dari dapur penyedia MBG untuk sekolah tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat beberapa jenis makanan yang dinilai tidak layak konsumsi, di antaranya buah jeruk yang sudah membusuk serta kue yang tampak tidak dalam kondisi baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu orang tua murid yang mengunggah video tersebut mengaku kecewa dengan kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa. Ia mempertanyakan standar kelayakan makanan dalam program tersebut.

“Kok untuk anak SMA penyajiannya seperti ini. Jangan-jangan yang diterima siswa SD dan SMP juga sama. Ini sangat memprihatinkan, bukannya membuat anak sehat malah dikhawatirkan bisa membuat anak sakit,” ujarnya dalam video yang beredar.

Kekhawatiran tersebut membuat sejumlah orang tua murid meminta perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka berharap Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein bersama pihak terkait, khususnya Kepala Satuan SPPG, segera melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap dapur penyedia MBG yang menyalurkan makanan ke sekolah tersebut.

Para orang tua juga meminta agar pihak penyedia makanan lebih memperhatikan kualitas serta kebersihan makanan yang disajikan kepada siswa demi menjaga kesehatan mereka.

Sementara itu, seorang aktivis muda, Dede Mulyadi, turut menyoroti persoalan tersebut dan menyatakan akan mengawal kasus ini agar mendapat perhatian dari pihak berwenang.

“Kami akan mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan serta evaluasi terhadap dapur penyedia makanan tersebut,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pengelola dapur penyedia MBG yang menyalurkan makanan ke SMA Negeri 1 Darangdan belum memberikan keterangan resmi. Tim media juga mengaku masih kesulitan untuk menemui pihak pengelola dapur guna meminta klarifikasi terkait video yang beredar.

Para orang tua murid berharap pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut agar penyediaan makanan bagi siswa benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan dan gizi anak-anak.

Penulis : Anthop

Editor : Id

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru