Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan perahu bersama jajaran pemerintah daerah.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan perahu bersama jajaran pemerintah daerah.

PASURUAN, detikkota.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan ke Kabupaten Pasuruan, Jumat (27/3/2026), untuk meninjau kondisi banjir yang masih merendam sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Beji dan Rejoso.

Dalam kunjungannya, Suharyanto terlebih dahulu meninjau shelter kebencanaan milik BPBD Kabupaten Pasuruan yang berada di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil. Di lokasi tersebut, ia melihat langsung aktivitas dapur umum yang dikelola petugas dan relawan untuk menyiapkan makanan bagi warga terdampak banjir di wilayah Bangil, Beji, dan Gempol.

Selanjutnya, Suharyanto bergerak menuju Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, yang hingga kini masih tergenang banjir. Ia meninjau sejumlah dusun dengan menggunakan perahu bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori, Deputi 3 Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan, Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto, Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, serta sejumlah pejabat lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten terus berupaya menangani permasalahan banjir, baik melalui langkah jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah fokus pada pemenuhan kebutuhan darurat masyarakat, seperti distribusi makanan siap saji, selimut, obat-obatan, serta bantuan logistik lainnya.

Sementara itu, pada jangka menengah, normalisasi Sungai Wrati terus dilakukan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Adapun untuk jangka panjang, hasil peninjauan ini akan dibahas di tingkat pusat guna menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan relokasi permukiman warga maupun rekayasa aliran sungai.

Suharyanto menjelaskan, kondisi geografis Desa Kedungringin yang berada lebih rendah dari permukaan sungai menjadi salah satu penyebab utama wilayah tersebut mudah tergenang banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam penanganan darurat bencana, termasuk pembangunan shelter logistik dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

“Saya apresiasi Kabupaten Pasuruan yang sangat responsif dalam penanganan darurat, mulai dari penetapan status hingga aksi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori berharap kunjungan Kepala BNPB dapat membawa solusi konkret untuk mengatasi banjir tahunan di wilayahnya.

“Atas nama Bupati Pasuruan, kami berharap kehadiran Kepala BNPB dapat memberikan solusi dalam penanganan banjir yang kerap terjadi setiap tahun,” pungkasnya.

Penulis : EA

Editor : M/Red

Berita Terkait

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Pemerintah Terapkan Batas Usia Minimum Platform Digital, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi
Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat
Program Bike to Work Pemkab Probolinggo Diperkuat di Tengah Efisiensi BBM
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Gerakan Indonesia Asri 2026, Wali Kota Probolinggo Pimpin Kerja Bakti Massal di Kawasan Pasar
Banjir Masih Rendam Tiga Kecamatan di Pasuruan, Ribuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Terapkan Batas Usia Minimum Platform Digital, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:44 WIB

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:51 WIB

Program Bike to Work Pemkab Probolinggo Diperkuat di Tengah Efisiensi BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terbaru

Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan BBM yang mewajibkan ASN menggunakan transportasi non-BBM setiap hari Jumat.

Pemerintahan

Mulai April 2026, ASN Sumenep Wajib Non-BBM Setiap Hari Jumat

Sabtu, 28 Mar 2026 - 12:44 WIB