PASURUAN, detikkota.com – Ribuan buah durian memeriahkan tradisi selamatan desa di Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Pasuruan, Minggu (5/4/2026).
Tradisi tahunan yang digelar saat musim durian ini kembali dilaksanakan dengan menampilkan gunungan durian sebagai puncak acara di halaman Balai Desa Kronto.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama sejumlah pejabat daerah dan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Kronto, Sodin, menjelaskan bahwa selamatan desa biasanya digelar pada bulan Ruwah sebelum Ramadan. Namun tahun ini pelaksanaannya diundur setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan khataman Al-Qur’an, doa, dan tahlil, sedangkan hari kedua ditutup dengan tasyakuran dan perebutan gunungan durian oleh warga.
Tahun ini, jumlah durian yang disusun dalam gunungan mencapai sekitar 1.000 buah, lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.000 buah.
Menurut Sodin, penurunan jumlah durian disebabkan oleh hasil panen yang kurang maksimal akibat serangan penyakit tanaman serta tingginya curah hujan yang menyebabkan banyak buah rontok.
Selain gunungan durian, sebanyak 22 RT di Desa Kronto juga menampilkan ancak berisi hasil bumi khas setempat yang diarak keliling desa sebelum diperebutkan warga.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi upaya pemerintah desa dalam melestarikan tradisi tersebut sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.
Ia berharap tradisi selamatan desa terus dipertahankan dan ke depan dapat digelar lebih meriah dengan hasil panen yang lebih melimpah.
“Semoga masyarakat Desa Kronto selalu damai, hasil pertanian semakin subur, dan ke depan acara ini bisa lebih meriah,” ujarnya.
Penulis : EA
Editor : M/Red







