SUMENEP, detikkota.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 juga mendapat perhatian serius dari RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep. Momentum ini dinilai sebagai titik penting untuk menegaskan keterkaitan erat antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam mencetak generasi unggul.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menyampaikan bahwa pendidikan berkualitas tidak dapat dipisahkan dari kondisi kesehatan yang baik. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh sehat memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal dalam dunia pendidikan.
Mengusung semangat “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” ia menekankan bahwa peran tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melihat pendidikan dan kesehatan sebagai dua pilar utama pembangunan manusia. Tanpa kesehatan yang baik, proses belajar tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, dr. Erliyati menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kuratif, tetapi juga memiliki peran edukatif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, terutama bagi anak usia sekolah.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga pemerintah, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya soal akses, tetapi juga kualitas dan kesiapan generasi dalam menghadapi masa depan. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama.
“Hardiknas ini harus menjadi pengingat bahwa investasi terbaik adalah pada kesehatan dan pendidikan anak-anak kita,” tegasnya.
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap semangat Hardiknas 2026 mampu mendorong sinergi yang lebih kuat antara dunia kesehatan dan pendidikan demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Penulis : M
Editor : Id







