BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Sejumlah Wilayah Saat Musim Kemarau 2026

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

CILACAP, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah bagian selatan, saat musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dibanding kondisi normal.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan prakiraan tersebut didasarkan pada data Stasiun Klimatologi Semarang.

“Prakiraan musim kemarau tahun ini menunjukkan sifat curah hujan berada di bawah normal, sehingga perlu perhatian dan antisipasi khusus terutama di daerah rawan kekeringan,” kata Teguh di Cilacap, Kamis (7/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG memprediksi awal musim kemarau di Kabupaten Cilacap terjadi pada dasarian kedua Mei 2026. Sementara wilayah pesisir tenggara seperti Kecamatan Binangun dan Nusawungu diperkirakan lebih awal memasuki musim kemarau, yakni pada dasarian pertama Mei.

Durasi musim kemarau di Cilacap diprakirakan berlangsung selama 14 hingga 18 dasarian atau sekitar 140 sampai 180 hari, dengan puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus 2026.

Selain Cilacap, kondisi serupa diperkirakan terjadi di sejumlah daerah lain di selatan Jawa Tengah, seperti Banyumas, Purbalingga, dan Kebumen.

Di Banyumas, musim kemarau diprediksi berlangsung bertahap mulai dasarian pertama Mei di wilayah tenggara hingga dasarian kedua Mei di wilayah utara dan tengah. Durasi musim kemarau diperkirakan berlangsung 11 hingga 18 dasarian dengan kondisi lebih kering dari rata-rata klimatologis.

Sementara di Purbalingga, awal musim kemarau diprediksi mulai dasarian pertama Juni di wilayah utara dan dasarian kedua Juni di wilayah barat laut serta selatan dengan durasi sekitar 120 hari.

Adapun di Kebumen, wilayah tenggara dan selatan diperkirakan memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Mei, sedangkan wilayah utara dan tengah diprediksi mulai dasarian kedua Juni.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat segera melakukan langkah antisipasi terhadap dampak musim kemarau, terutama terkait ketersediaan air bersih, kekeringan lahan pertanian, dan potensi kebakaran lahan.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim yang disampaikan BMKG sebagai bagian dari upaya mitigasi selama musim kemarau 2026.

Penulis : Ap

Editor : Ap

Berita Terkait

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan
Libatkan Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Banyuwangi Jadi Contoh Penerapan Ekonomi Biru ASEAN
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:34 WIB

Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:46 WIB

Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan

Berita Terbaru

Sebanyak 87 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga penerima manfaat (KPM) mengikuti lomba Cerdas Cermat Hak Anak 2026 di Kota Probolinggo, Kamis (13/8/2026).

Pendidikan

87 Siswa KPM Ikuti Cerdas Cermat Hak Anak di Kota Probolinggo

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:24 WIB