Batik Canteng Koneng Jaga Kualitas Produk dengan Perkuat SDM Pembatik

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batik Canteng Koneng.

Batik Canteng Koneng.

SUMENEP, detikkota.com – Batik Canteng Koneng terus berupaya mempertahankan kualitas produknya sebagai salah satu batik khas Kabupaten Sumenep dengan menjaga kompetensi sumber daya manusia (SDM) para pembatik. Langkah tersebut dinilai penting agar mutu produk tetap terjaga dan kepercayaan konsumen tidak menurun.

Pengelola Batik Canteng Koneng, Yudi, mengatakan membentuk tenaga pembatik yang terampil bukan perkara mudah. Proses pelatihan membutuhkan waktu cukup panjang karena setiap pengrajin harus menguasai teknik membatik tangan dengan baik serta mampu menghasilkan motif yang berkualitas.

“Untuk melatih pengrajin agar benar-benar bisa membatik dengan baik bisa membutuhkan waktu selama satu hingga dua tahun agar bisa mumpuni, karena Batik Canteng Koneng lebih mengutamakan desain yang bagus dan kualitas,” ujar Yudi, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kualitas dan desain menjadi kekuatan utama Batik Canteng Koneng. Produk yang memiliki mutu tinggi akan memberikan kepuasan kepada pelanggan dan mendorong promosi secara alami melalui rekomendasi dari mulut ke mulut.

Selain menjaga kualitas produksi, Batik Canteng Koneng juga mulai memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produknya. Namun, pemanfaatan platform digital tersebut masih difokuskan sebagai sarana membangun kesadaran merek (brand awareness), belum untuk penjualan secara masif.

“Kami memang belum memanfaatkan marketplace seperti Shopee secara aktif karena kendala pembaruan stok produk batik yang unik, satu foto hanya untuk satu barang. Sehingga pelanggan dari luar kota seperti Surabaya, Jakarta, dan daerah lainnya yang pernah datang langsung biasanya melakukan pemesanan ulang melalui WhatsApp,” jelas Yudi.

Ia menambahkan, Batik Canteng Koneng saat ini menyasar segmen pasar menengah ke atas, terutama kalangan pegawai, karyawan perkantoran, hingga pejabat. Produk yang dipasarkan didominasi pakaian batik atasan resmi untuk kebutuhan kerja maupun rapat.

Harga Batik Canteng Koneng dipasarkan mulai sekitar Rp600 ribu hingga Rp5 juta per potong, menyesuaikan tingkat kerumitan motif, kualitas bahan, dan proses pengerjaan batik tulis yang dilakukan secara manual.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Jenal Aripin Bantah Jadi Dalang Demo Jalan Badami–Loji
Polsek Kangean Amankan Pria 47 Tahun, Diduga Simpan Sabu 0,32 Gram
Raja hingga Kerabat Kerajaan Nusantara Akan Hadiri MEC 2026 di Sumenep
Polres Gresik Gagalkan Pengiriman 10,8 Kg Ganja, Disembunyikan dalam Vespa
PTP Nonpetikemas dan UNIBA Madura Dorong Industrialisasi serta Penguatan SDM
Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Jadi Bendahara Negara

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 - 22:50 WIB

Jenal Aripin Bantah Jadi Dalang Demo Jalan Badami–Loji

Kamis, 17 September 2026 - 14:57 WIB

Polsek Kangean Amankan Pria 47 Tahun, Diduga Simpan Sabu 0,32 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 16:42 WIB

Raja hingga Kerabat Kerajaan Nusantara Akan Hadiri MEC 2026 di Sumenep

Berita Terbaru