SUMENEP, detikkota.com – Satlantas Polresta Sumenep merespons aduan masyarakat terkait ceceran air dan material garam di jalan raya dengan menggelar sosialisasi serta edukasi kepada sopir truk pengangkut garam di kawasan tambak garam, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin yang disebabkan tumpahan garam maupun air garam dari kendaraan pengangkut.
Dalam patroli tersebut, personel Satlantas mendatangi sejumlah truk yang sedang melakukan aktivitas bongkar muat garam. Petugas memberikan imbauan kepada pengemudi agar memastikan muatan tertutup rapat menggunakan terpal sebelum kendaraan melintas di jalan umum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Satlantas Polresta Sumenep menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kegiatan muat garam di jalan. Kami mengimbau agar tidak ada tumpahan garam maupun air garam yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar petugas saat memberikan arahan di lokasi.
Petugas juga mengingatkan pentingnya memasang terpal pada bak truk untuk mengurangi risiko muatan tercecer selama perjalanan.
“Bak truk agar dipasangi terpal sehingga garam tidak mudah jatuh ke jalan. Dengan begitu kondisi jalan tetap aman dan keselamatan masyarakat dapat terjaga,” lanjutnya.
Menanggapi imbauan tersebut, salah seorang sopir truk menyatakan kesediaannya untuk mematuhi arahan kepolisian demi keselamatan bersama.
Satlantas Polresta Sumenep menegaskan bahwa kegiatan edukasi dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis guna meningkatkan kesadaran para sopir maupun pelaku usaha angkutan garam terhadap pentingnya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Kepolisian berharap seluruh pengangkut garam mematuhi imbauan tersebut sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Sumenep dapat terus terjaga.
Penulis : M
Editor : Red







