“Sekali Merdeka, Tetap… Parkir di Jalan?”

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses menuju pintu gerbang utama kantor pemerintahan tampak sesak oleh deretan kendaraan.

Akses menuju pintu gerbang utama kantor pemerintahan tampak sesak oleh deretan kendaraan.

SUMENEP, detikkota.com — Semangat kemerdekaan digaungkan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui pembukaan rangkaian lomba HUT ke-81 Republik Indonesia dengan tema “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”. Apel gabungan dan berbagai kegiatan berlangsung meriah di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Senin (3/8).

Namun, di luar arena seremoni, ada pemandangan lain yang tak kalah mencuri perhatian. Ruas jalan di sekitar kompleks Kantor Pemkab dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat yang diparkir di badan jalan. Bahkan, akses menuju pintu gerbang utama kantor pemerintahan tampak sesak oleh deretan kendaraan.

Ironisnya, slogan kemerdekaan yang menggema seolah berhadapan dengan kenyataan bahwa ruang publik justru “terjajah” oleh parkir. Jalan yang seharusnya menjadi akses lalu lintas berubah fungsi menjadi kantong parkir dadakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas jalan di sekitar kompleks Kantor Pemkab dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat yang diparkir di badan jalan.

Pemandangan tersebut memunculkan pertanyaan sederhana. Apakah semangat ketertiban juga ikut diperingati dalam perayaan kemerdekaan, atau hanya berhenti di podium dan pengeras suara?

Kemacetan memang tidak berlangsung sepanjang hari. Namun, kondisi itu cukup menggambarkan bahwa persoalan parkir di kawasan pusat pemerintahan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum benar-benar selesai. Terlebih, kawasan tersebut merupakan etalase pelayanan publik yang setiap hari menjadi tujuan masyarakat.

Masyarakat tentu tidak mempersoalkan kemeriahan lomba Agustusan. Perayaan kemerdekaan memang layak dirayakan dengan penuh suka cita. Akan tetapi, semangat kebersamaan semestinya juga dibarengi dengan pengelolaan kegiatan yang lebih tertib, termasuk menyiapkan area parkir yang memadai agar tidak mengorbankan hak pengguna jalan.

Sebab, makna kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera atau meneriakkan slogan. Kemerdekaan juga berarti menghadirkan ruang publik yang nyaman, tertib, dan dapat dinikmati semua orang.

Jangan sampai tema “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka” justru melahirkan celetukan baru di tengah masyarakat: “Sekali Parkir, Tetap di Jalan.”

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi
Jenal Aripin Bantah Jadi Dalang Demo Jalan Badami–Loji
Polsek Kangean Amankan Pria 47 Tahun, Diduga Simpan Sabu 0,32 Gram
Raja hingga Kerabat Kerajaan Nusantara Akan Hadiri MEC 2026 di Sumenep
Polres Gresik Gagalkan Pengiriman 10,8 Kg Ganja, Disembunyikan dalam Vespa
PTP Nonpetikemas dan UNIBA Madura Dorong Industrialisasi serta Penguatan SDM
Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Resmi Jadi Bendahara Negara

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 02:17 WIB

MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Minggu, 20 September 2026 - 02:03 WIB

MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Jumat, 18 September 2026 - 22:50 WIB

Jenal Aripin Bantah Jadi Dalang Demo Jalan Badami–Loji

Kamis, 17 September 2026 - 14:57 WIB

Polsek Kangean Amankan Pria 47 Tahun, Diduga Simpan Sabu 0,32 Gram

Rabu, 16 September 2026 - 16:42 WIB

Raja hingga Kerabat Kerajaan Nusantara Akan Hadiri MEC 2026 di Sumenep

Berita Terbaru