PURWAKARTA, detikkota.com – Pekerjaan pembangunan dan pengembangan ruang perawatan PICU RSUD Bayu Asih Kabupaten Purwakarta terus berjalan. Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Purwakarta Tahun Anggaran 2026 tersebut tercantum memiliki nilai kontrak sebesar Rp1.312.161.580 dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender, Rabu (4/8/2026).
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan Belanja Modal Bangunan Kesehatan (Pengembangan Ruang Perawatan PICU) dan dilaksanakan oleh CV Santika Jaya.
Sejak awal pekerjaan, proses pelaksanaan proyek disebut mendapat perhatian dan pengawasan dari pihak terkait. Bahkan, menurut pengawas yang berada di lokasi, proses pekerjaan tidak dilakukan secara asal-asalan karena terdapat pendampingan serta pengawasan dari unsur Inspektorat dan Kejaksaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari awal pekerjaan kami terus memperhatikan pelaksanaannya. Ada pendampingan dan pengawasan, sehingga pekerjaan tidak asal-asalan. Kami juga berupaya memastikan pekerjaan sesuai dengan ketentuan,” tutur pengawas di lokasi.
Selain kualitas dan proses pembangunan, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian. Para pekerja terlihat menggunakan perlengkapan alat pelindung diri (APD), seperti helm keselamatan, rompi, sepatu keselamatan dan perlengkapan kerja lainnya.
Pengawas mengatakan, penggunaan APD menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, terlebih pekerjaan berlangsung di lingkungan rumah sakit.
“APD juga kami perhatikan. Keselamatan pekerja menjadi bagian penting dalam pekerjaan ini,” ujarnya.
Tidak hanya keselamatan kerja, para pekerja pada proyek tersebut juga disebut mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama bekerja.
Hal itu juga terlihat dari adanya spanduk informasi Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan yang dipasang di area proyek.
Dengan adanya pengawasan, penerapan K3 serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, sekaligus memberikan jaminan keselamatan bagi para pekerja.
Pekerjaan bukan hanya mengejar penyelesaian proyek, tetapi juga memastikan mutu bangunan dan keselamatan orang-orang yang bekerja di dalamnya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
Penulis : Nal
Editor : Nal







