Nama Muhlis Fajar Mulai Dibicarakan Jelang Pilkades Paseraman 2027

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhlis Fajar yang disebut mulai menjadi pembicaraan masyarakat menjelang Pilkades Desa Paseraman periode 2027–2033.

Muhlis Fajar yang disebut mulai menjadi pembicaraan masyarakat menjelang Pilkades Desa Paseraman periode 2027–2033.

SUMENEP, detikkota.com – Dinamika menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) periode 2027–2033 mulai berkembang di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Sejumlah nama disebut mulai menjadi pembicaraan masyarakat, salah satunya Muhlis Fajar.

Nama Muhlis Fajar muncul dalam pembicaraan sejumlah warga yang menyoroti figur potensial dalam kontestasi kepala desa mendatang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian masyarakat mengenal Muhlis Fajar sebagai sosok yang dinilai memiliki perhatian terhadap persoalan dan kebutuhan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga mengatakan, masyarakat membutuhkan pemimpin desa yang tidak hanya menjalankan pemerintahan, tetapi juga terbuka terhadap aspirasi dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang mau mendengar dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Meski demikian, pandangan tersebut merupakan penilaian warga dan belum dapat dimaknai sebagai dukungan resmi terhadap pencalonan Muhlis Fajar.

Dalam konteks pemerintahan desa, kepala desa memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan pelayanan publik, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta pelaksanaan berbagai program pemerintahan desa.

Karena itu, masyarakat berharap setiap figur yang nantinya mengikuti Pilkades dapat menyampaikan visi, misi, serta program yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.

Hingga kini, Muhlis Fajar belum berstatus sebagai calon kepala desa secara resmi. Proses pencalonan tetap harus mengikuti tahapan, persyaratan, dan mekanisme pemilihan yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pilkades periode 2027–2033 nantinya menjadi momentum bagi masyarakat Desa Paseraman untuk menentukan kepala desa melalui mekanisme pemilihan sesuai aturan.

Sebelum tahapan resmi dimulai, munculnya nama-nama potensial dan pembicaraan mengenai figur yang dinilai memiliki peluang maju menjadi bagian dari dinamika awal menjelang pelaksanaan Pilkades.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah
Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah
Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih
Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi
Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, 163 Jukir Tak Perpanjang KTA Ditertibkan
Jalan Lingkungan Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga Rasakan Manfaatnya
Kampung Pancasila Surabaya Didorong Jadi Gerakan Perubahan Perilaku Warga
1.360 RW Digerakkan, Surabaya Hidupkan Lagi Gotong Royong Lewat Kampung Pancasila

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:31 WIB

Nama Muhlis Fajar Mulai Dibicarakan Jelang Pilkades Paseraman 2027

Jumat, 25 September 2026 - 13:15 WIB

Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 11:21 WIB

Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah

Senin, 21 September 2026 - 19:20 WIB

Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi

Berita Terbaru