Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Ipuk Ajak Generasi Muda Jadi Penggerak Pembangunan

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (28/10/2026).

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (28/10/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam mendorong kemajuan daerah dan bangsa di tengah pesatnya perkembangan teknologi serta persaingan global. Pemuda diharapkan tidak sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi mampu menciptakan inovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Pesan tersebut disampaikan Ipuk saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Rabu (28/10/2026).

Upacara yang digelar secara hybrid itu diikuti ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, para veteran, serta perwakilan organisasi perempuan dan partai politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Ipuk mengatakan peringatan Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan generasi muda dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, tantangan pemuda saat ini telah berubah seiring perkembangan zaman. Generasi muda dituntut mampu menghadapi transformasi digital, kemajuan kecerdasan buatan (AI), persoalan lingkungan, hingga kompetisi global.

“Semangat Sumpah Pemuda harus hadir dalam bentuk kerja keras, integritas, dan capaian pembangunan daerah. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan, tetapi harus menjadi pelaku dan penggerak kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Ipuk.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas diri agar pemuda Banyuwangi mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

Ipuk juga mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi untuk melahirkan inovasi dan membuka peluang ekonomi baru, terutama di sektor ekonomi kreatif, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian modern, serta pariwisata.

“Kuasai teknologi, ciptakan inovasi dan peluang dalam ekonomi kreatif, UMKM, pertanian modern, dan pariwisata. Jadilah pencipta dan penggerak perubahan, bukan sekadar konsumen,” tegasnya.

Selain peningkatan kompetensi, Ipuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan memperluas kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, keterlibatan pemuda dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah.

“Jaga persatuan dan hindari perpecahan. Perkuat jejaring, sinergi dan kolaborasi untuk kemajuan Banyuwangi. Jadilah mitra pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, inklusif, dan berdampak,” katanya.

Ipuk menyebut sinergi pemerintah dan masyarakat turut berkontribusi terhadap capaian pembangunan Banyuwangi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang disampaikan dalam sambutannya, angka kemiskinan Banyuwangi pada 2026 turun menjadi 5,6 persen, terendah dalam dua dekade terakhir.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi disebut tetap kuat, ketimpangan semakin menyempit, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat. Banyuwangi juga kembali meraih predikat kabupaten berkinerja tertinggi se-Indonesia dan kabupaten terinovatif tingkat nasional.

Ipuk menegaskan berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang berperan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Semua capaian ini merupakan buah kerja keras masyarakat, khususnya pemuda. Mari kita terus tandang bareng untuk Banyuwangi yang maju, sejahtera dan berkah,” pungkasnya.

Penulis : Bi

Berita Terkait

Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 21 Orang Jadi Tersangka
Kapolresta Sumenep Turun Langsung Pantau Arus Pagi di Simpang Arya Wiraraja
Pastikan Internal Bersih Narkoba, BNNK Sumenep Tes Urine 29 Personel
Kapolri dan PBNU Perkuat Sinergi, Jaga Kerukunan serta Stabilitas Keamanan Masyarakat
Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton
Ketua DPW ABPEDNAS Sulsel Kunjungi Bantaeng, Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Organisasi
HNSI Pasongsongan Desak Pengerukan Pelabuhan Tuntas 2026, Komisi B DPRD Jatim Dorong Bantuan Alat Berat
Kapolri Tekankan Pendekatan Humanis, Polri Diminta Hormati Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:22 WIB

Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, 21 Orang Jadi Tersangka

Senin, 2 November 2026 - 13:07 WIB

Kapolresta Sumenep Turun Langsung Pantau Arus Pagi di Simpang Arya Wiraraja

Minggu, 1 November 2026 - 19:36 WIB

Pastikan Internal Bersih Narkoba, BNNK Sumenep Tes Urine 29 Personel

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Kapolri dan PBNU Perkuat Sinergi, Jaga Kerukunan serta Stabilitas Keamanan Masyarakat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Berita Terbaru